Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Jumat, 30 Okt 2009 09:30 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Bursa US rally setelah Departemen Perdagangan melaporkan GDP tumbuh 3.5% dari bulan Juli hingga September. Caterpillar Inc., Alcoa Inc. dan American Express Co. melonjak sedikitnya 5.1%, Motorola Inc., Procter & Gamble Co., Newmont Mining Corp. dan Kellogg Co. naik setelah melaporkan pendapatan yang lebih baik dari estimasi. Indeks S&P 500 +2.3% menjadi 1,066.11 dan Dow Jones +2.1% menjadi 9.962.58.

Penguatan bursa US juga disebabkan turunnya jumlah warga Amerika yang membutuhkan asuransi pengangguran. Treasuri memperpanjang penurunannya setelah US menjual 7-year notes senilai $31 milyar dan membuat yield 10-year notes naik 8bps menjadi 3.49%.

Regional Pagi: Bursa saham Asia menguat di hari Jumat, dipicu kabar gembira yang datang dari AS. Samsung Electronics menguat di Korea Selatan seiring laporan 3Q yang naik tipis dari ekspektasi. Saham-saham Jepang naik di awal perdagangan Jumat di Jepang, untuk pertama kalinya dalam 4 hari setelah turunnya angka pengangguran secara tak terduga pada September dan merosotnya harga-harga komoditas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Olympus Corp (+7.5%) setelah Nikkei melaporkan bahwa perusahaan agaknya akan mempersempit penurunan laba operasi 1H09. Namun, Nintendo (-1.9%) setelah perusahaan melaporkan penurunan laba bersih 1H09 sebesar 52%. Nikkei 225 (+1.3%) 10,024.03, Topix (+1.2%) 892.66 S&P/ASX 200 (+1.9%) 4,631.60 Kospi (+0.9%) 1,590.12. STI (+1.05%) 2,659.87.

Commodity: Crude oil diperdagangkan di kisaran $80 per barel setelah laporan ekonomi menunjukkan perekonomian US mengalami pertumbuhan. Pada perdagangan kemarin minyak sempat naik 3.1% setelah GDP dilaporkan tumbuh 3.5%. Crude oil untuk pengiriman Desember diperdagangkan pada $79.89 per barel.  Crude Oil (+0.09%) $79.9/bbl, Gold (-0.19%) $1.045/oz, CPO (+1.9%) $688/MT, Nickel (+5%) $18.690/MT, Tin (+2.7%) $15.050/MT.

Economic & Industrial News

Economic : Inflasi Oktober Akan Mereda

Sejumlah ekonom memperkirakan laju inflasi pada Oktober 2009 akan sedikit melunak setelah sebelumnya menduduki level tertinggi dalam 9 bulan terakhir pada September 2009 sebesar 1,05%. Laju inflasi diperkirakan berada pada kisaran 0,2%-0,5%. Pelunakan laju inflasi pada Oktober 2009 dikarenakan harga - harga sudah kembali normal setelah sebelumnya meningkat akibat pengaruh perayaan lebaran.
 
Corporate news

BUMI: BHP Tertarik Tawaran BUMI US$500 Jt

BHP Biliton Ltd tengah mengkaji penawaran yang diajukan BUMI senilai US$500 juta terkait akuisisi tambang batubara Maruwai di Kalteng. Saat ini BUMI terus mencari pendanaan terkait pertumbuhan diversifikasi usaha. Finalisasi penawaran pada 2 Nob09.

INCO: Harga Nikel Rendah, Pendapatan Turun

Per September 2009, INCO membukukan pendapatan sebesar US$ 526,19 juta, turun 53,52% dibanding periode yang sama tahun lalu, sebesar US$ 1,13 miliar. Turunnya pendapatan dipicu oleh masih rendahnya harga nikel dibanding tahun 2008.
 
CTRS: Siapkan Capex Rp 400 Miliar

CTRS akan menyiapkan capex Rp 400 miliar untuk tahun depan. Sebagian capex tersebut akan digunakan untuk membiayai pembangunan proyek superblok Ciputra World Surabaya. Proyek tersebut diperkirakan akan menelan Rp 897 miliar dan ditargetkan rampung pada 2011.
 
INDY: Permintaan Obligasi INDY & Buma Membludak

Permintaan obligasi INDY US$230 juta ber-yield 9,75% membludak 3-4 kali mencapai US$690-930 juta. Sementara obligasi Buma US$315 juta ber-yield 11,75% berlebih 3 kali.
 
Earnings Watch

ELTY: Pendapatan 3Q09 +39,3% QoQ

Pendapatan ELTY 3Q09 naik 39,3% QoQ dari Rp206,5 miliar jadi Rp287,7 miliar, sedangkan laba bersihnya naik 24,2%QoQ dari Rp30,6 miliar jadi Rp38 miliar. Namun pendapatan 9M09 turun 12,6% yoy jadi Rp751,3 miliar vs Rp656,4 miliar dan laba bersih turun 28,9% yoy jadi Rp94,9 miliar vs Rp133,4 miliar. Membaiknya pendapatan 3Q09 disumbang dari bisnis city property dan landed residential.
 
PTBA: Laba Bersih 9M09 Melonjak 68,6% yoy

Laba bersih 9M09 melonjak 68,6% jadi Rp2,2 triliun dan pendapatan +31,7% yoy jadi Rp6,5 triliun, dipicu naiknya harga jual rata-rata batubara (+41,4% yoy) jadi Rp748.677/ton. Sementara, harga jual batubara domestik 9M09 naik 57,4% yoy jadi Rp751.428/ton dan ekspor naik 4,4% yoy jadi RpUS$70/ton. Namun, volume penjualan batubara 9M09 turun 6,7% yoy jadi 8,37 juta ton vs 9,35 juta ton karena turunnya permintaan di pasar internasional.

Rumor:

Harga saham ENRG berpotensi Rp400/saham, seiring spekulasi rencana rights issue perseroan. Selain itu, dikabarkan perseroan kantongi kontrak baru migas.

Harga saham BRPT berpotensi ke Rp1.800-2.000/saham. Kabarnya perseroan tengah cari dana segara untuk ekspansinya dan perseroan tengah bekerja sama dengan perusahaan Jepang. Selain itu, proyeksi kinerja FY09 melesat.

Corporate Actions

Hari ini (30/10), Cum dividen Astra Agro Lestari Tbk ( AALI ) Rp 220 Ex dividen (2/11)

Technical Picks

BLTA (700) - BUY
BNBR (101) - BUY
SMGR (6650) - BUY
INDF (2875) – BUY.



(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads