Saham-saham unggulan yang kemarin terpuruk, hari ini sudah mulai pulih. Investor kembali memburu saham-saham dengan sentimen positif dari penguatan bursa Wall Street yang signifikan.
Pada perdagangan Jumat (30/10/2009) sesi I, IHSG ditutup melonjak 56,486 poin (2,41%) ke level 2.400,519. Indeks LQ 45 naik 12,317 poin (2,68%) ke level 472,005. Sementara rupiah menguat ke 9.555 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Nikkei-225 menutup sesi I dengan kenaikan 124,18 poin (1,26%) ke level 10.015,28.
- Indeks Hang Seng melesat 649,49 poin (3,05%) ke level 21.914,48.
- Indeks Komposit Shanghai uga naik 31,44 poin (1,06%) ke level 2.991,90.
Perdagangan berjalan cukup semarak dengan frekuensi transaksi mencapai 66.382 kali pada volume 3.445 juta lembar saham senilai Rp 4,234 triliun. Sebanyak 150 saham naik, 26 saham turun dan 41 saham stagnan.
Nilai perdagangan cukup besar karena PT Bahana Securities (DX) telah memfasilitasi transaksi tutup sendiri (crossing) atas 97,97% saham PT Bristol Myers Squibb's Indonesia Tbk (SQBI - SQBB) senilai Rp 1,451 triliun. Transaksi ini terkait akuisisi oleh Taisho Pharmaceutical.
Saham-saham unggulan yang naik di jajaran top gainer antara lain PTBA naik Rp 1.050, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.800, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 menjadi Rp 15.400, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 150 menjadi Rp 4.725, BRI (BBRI) naik Rp 200 menjadi Rp 7.350, Indofood (INDF) naik Rp 150 menjadi Rp 3.025, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.350.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 31.900, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.300, Summarecon Agung (SMRA) naik Rp 10 menjadi Rp 600.
(qom/dro)











































