Pada perdagangan Senin (2/11/2009) sesi I, IHSG ditutup melemah 35,537 poin (1,50%) ke level 2.332,164. Indeks LQ 45 juga melemah 7,899 poin (1,70%) ke level 456,300.
"Sulit bagi IHSG untuk positif hari ini dan harapan kami adalah technical rebound dalam beberapa hari kedepan mengantisipasi inflasi Oktober dan RDG," ujar Mastono Ali, Retail Research Analyst PT CIMB Securities Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Komposit Shanghai naik tipis 14,70 poin (0,49%) ke level 3.010,55.
- Indeks Hang Seng merosot 374,7 poin (1,72%) ke level 21.378,17.
- Indeks Nikkei-225 merosot 272,08 poin (2,71%) ke level 9.762,66.
- Straits Times melemah 8,63 poin ke level 2.642,5.
Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi sebanyak 37.867 kali pada volume 1.953 juta lembar saham senilai Rp 1,772 triliun. Sebanyak 30 saham naik, 137 saham turun dan 42 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 700 menjadi Rp 30.600, Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 700 menjadi Rp 22.050, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 8.200, PTBA turun Rp 400 menjadi Rp 14.800, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 menjadi Rp 14.750, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.275.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bumi Serpong Damai (BSDE) naik Rp 40 menjadi Rp 780, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 300 menjadi Rp 14.600, Indosat (ISAT) naik Rp 50 menjadi Rp 5.200.
(qom/dro)











































