Laba Rig Tenders Tumbuh 44,1%

Laba Rig Tenders Tumbuh 44,1%

- detikFinance
Selasa, 03 Nov 2009 11:09 WIB
Laba Rig Tenders Tumbuh 44,1%
Jakarta - PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) membukukan laba bersih senilai US$ 2,35 juta pada periode Januari-September 2009 atau meningkat 44,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$1,63 juta.

Peningkatan laba bersih dipicu oleh keuntungan kurs yang cukup besar menjadi US$ 161,777 sampai September 2009, dari periode tahun sebelumnya dimana perseroan mengalami rugi kurs US$ 69.218.

Demikian hasil laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan, Selasa (2/11/2009).

Direktur RIGS Mukhnizam Mahmud mengatakan, bisnis penyewaan kapal perseroan menunjukkan kinerja yang bagus sampai September 2009.

Bisnis penyewaan kapal pada Divisi Kegiatan Lepas Pantai, menurut Mukhnizam akan stabil dengan rencana untuk menambah armada kapal perseroan. "Tingkat utilisasi armada kapal saat ini mencapai 75%," kata Mukhnizam.

Divisi Kegiatan Lepas Pantai berkontribusi 45,6% terhadap pendapatan usaha periode 9 bulan tahun ini. Kontribusi divisi akan meningkat setelah penambahan kapal-kapal offshore Perusahaan dalam waktu dekat.

"Divisi ini akan memberikan kontribusi lebih pada sisa tahun 2009 ini. Angkutan batubara juga diperkirakan akan meningkat dengan peningkatan ekspor," tambahnya.

Sementara untuk divisi bisnis logistik marine batubara di Kalimantan, saat ini beroperasi dengan 40 kapal. Divisi ini berkontribusi hingga 54,4% terhadap pendapatan usaha 9 bulan pertama 2009.

"Permintaan batubara diperkirakan akan kuat baik untuk pasar lokal maupun ekspor sehingga hal ini akan sangat baik untuk produsen batubara maupun Divisi Logistik Marine batubara Perseroan," imbuh Mukhnizam

Sampai September 2009, jumlah pendapatan usaha perseroan menurun menjadi US$ 35,45 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$ 39,025 juta.

Akan tetapi, perseroan sampai September 2009 berhasil menurunkan beban usahanya menjadi US$ 33,182 juta, dari US$ 37,367 juta.

Sehingga laba usaha sampai September 2009 meningkat menjadi US$ 2,273 juta, dari US$ 1,657 juta di periode yang sama tahun sebelumnya.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads