Demikian diterangkan Corporate Communication Manager PT Holcim Indonesia Budi Primawan dalam paparannya di Menara Jamsostek, Jakarta Selasa (3/11/2009).
Dengan kapasitas produksi 1,5 juta ton per tahun, perseroan akan membidik pasar dalam negeri, khususnya pulau Sumatera dan Kalimantan yang jauh dari jangkauan pabrik dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pabrik Holcim Malaysia sebelumnya dimiliki Holderfin BV Ltd., dan selama ini mendistribusikan produksi semennya untuk wilayah Johor Malaysia. Total produksi pabrik ini hanya mengakomodasi kebutuhan 30% pasar di Johor.
"Yang di Malaysia masih sangat kecil, itupun hanya Johor,30% kita penuhi. Setelah proses (akuisi) telah benar-benar selesai, kita akan prioritaskan untuk Sumatera dan Kalimantan," imbuhnya.
Ditambahkannya, Holcim juga berencana untuk merambah pasar negara bagian lain di Malaysia dan Singapura. Namun langkah tersebut merupakan strategi jangka panjang dan tidak dilakukan dalam waktu dekat.
"Kedepan kita lihat nanti. Kita akan perkuat strategi dulu yang ada di Johor," katanya.
(wep/qom)










































