IHSG Tersungkur ke 2.334

IHSG Tersungkur ke 2.334

- detikFinance
Selasa, 03 Nov 2009 16:14 WIB
IHSG Tersungkur ke 2.334
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat menguat di awal perdagangan akhirnya tidak bertahan. IHSG bahkan sempat tersungkur 40 poin lebih seiring melemahnya bursa regional.

Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), IHSG ditutup melemah 37,536 poin (1,58%) ke level 2.334,106. Indeks LQ 45 melemah 8,559 poin (1,84%) ke level 457,160. IHSG pagi tadi sempat menguat hingga 2.386,18.

"Koreksi tajam IHSG hari ini terutama dipengaruhi oleh sentimen bursa-bursa regional, Eropa dibuka siang tadi anjlok cukup dalam," jelas analis PT BNI Securities, Muhammad Alfatih saat dihubungi detikFinance, Selasa (3/11/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa-bursa regional mayoritas ditutup melemah, kecuali bursa China. Bahkan bursa Eropa juga dibuka langsung melemah.
  • Indeks Hang Seng melemah 380,13 poin (1,76%) ke level 21.240,06.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 37,58 poin (1,22%) ke level 3.114,23.
  • Indeks KOSPI turun tipis 9,17 poin (0,59%) ke level 1.549,92.
  • Indeks S&P/ASX turun 8,9 poin (0,20%) ke level 4.531,5.
  • Straits Times melemah 19,17 poin ke level 2.626,26.

Bursa-bursa Eropa juga dibuka melamah. Indeks FTSE 100 turun 0,91%, CAC 40 turun 0,87%, DAX 30 turun 0,34%.

Alfatih menambahkan, dari sisi domestik, kekisruhan seputar konflik KPK dan Polri setelah penahanan 2 pimpinan KPK non aktif Chandra M Hamzah dan Bibit S Riyanto juga memberikan sentimen negatif seputar masalah penegakan hukum

"Dari sisi domestik, masalah KPK ini tentu membawa sentimen kepastian hukum, tapi saya kira sedikit pengaruhnya. Selain itu, faktor rencana BUMI menerbitkan obligasiΒ  juga berpengaruh. Investor asing melihat bahwa ini akan menambah beban bunga BUMI. Ini membawa sentimen negatif yang kemudian ikut menyeret saham-saham lain," urainya.

Perdagangan berjalan cukup sepi dengan frekuensi transaksi hanya 81.530 kali pada volume 3.872 juta lembar saham senilai Rp 3,054 triliun. Sebanyak 49 saham naik, 155 saham turun dan 47 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 800 menjadi Rp 30.250, PTBA turun Rp 300 menjadi Rp 14.550, BRI (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 7.000, United Tractor (UNTR) turun Rp 250 menjadi Rp 14.600, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 125 menjadi Rp 2.300, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.600.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8.350, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 menjadi Rp 6.900, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 11.100, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 15.550.


(qom/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads