Investor di Wall Street semakin berhati-hati menunggu keputusan dari hasil pertemuan Bank Sentral AS. Namun The Fed diyakini belum akan mengubah kebijakan suku bunga rendahnya.
Pada perdagangan Selasa (3/11/2009), indeks Dow Jones ditutup turun 17,53 poin (0,18%) ke level 9.771,91. Indeks S&P 500 naik tipis 2,53 poin (0,24%) ke levle 1.045,41 dan Nasdaq naik 8,12 poin (0,40%) ke level 2.057,32.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Rata-rata sebagian besar saham-saham keluar dari lubang awal dan ditutup variatif berkat saham-saham material dan industrial berhasil menutupi kelemahan saham-saham finansial dan semikonduktor," ujar Scott Marcouiller dari Wells Fargo Advisors seperti dikutip dari AFP, Rabu (4/11/2009).
"Investor terlihat berhati-hati selama The Fed memulai pertemuannya membahas suku bunga dan pasar menunggu data pengangguran pada Jumat," tambahnya.
Volume perdagangan masih rendah, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 1,38 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebesar 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 2,18 miliar, di atas rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
Harga Minyak Naik
Sementara harga minyak mentah dunia kembali melonjak seiring melonjaknya harga emas dunia.
Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Desember naik 1,47 dolar ke level US$ 79,60 per barel. Minyak Brent pengiriman Desember naik 1,56 dolar ke level US$ 78,11 per barel.
(qom/qom)











































