"Anggota Konsorsium masih yang lama, untuk sementara baru PTBA," kata Direktur Utama Antam, Alwinsyah Loebis saat dihubungi detikFinance, Rabu (4/11/2009).
Alwin mengaku hingga saat ini pihaknya masih belum menerima pemberitahuan resmi soal penunjukan AntamΒ untuk menjadi wakil pemerintah dalam proses divestasi tahun 2008 dan 2009 tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun jika ternyata benar Antam ditunjuk sebagai wakil pemerintah dalam proses divestasi 14 saham newmont itu, maka untuk pendanaannya kemungkinan konsorsium BUMN tersebut akan mencari pinjaman dari perbankan.
Untuk diketahui, PTBA bersedia mengalokasikan dana sebesar US$ 50 juta untuk proses divestasi itu dan kas internal Antam saat ini sekitar US$ 300 juta. Sementara harga divestasi 14 persen saham
Newmont sekitar US$ 493,64 juta.
"Dari kas internal kami yang US$ 300 juta, masih kami hitung-hitung berapa yang dialokasikan ke sana. Untuk menutupinya, kemungkinan akan mencari pinjaman dari perbankan," jelas Alwin.
Sementara itu, Dirut PTBA Soekrisno menyatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan pendanaan US$ 50 juta yang berasal dari internal kas perseroan.
"Nanti kalau dana untuk divestasi masih kurang maka kami bersedia untuk mencari pendanaan dari luar," ungkapnya.
Namun hingga saat ini, Soekrisno mengatakan masih belum ada pembicaraan teknis mengenai bagaimana proses pembelian divestasi tersebut.
"Kata Pak Alwin, nanti kalau sudah pasti kita ditunjuk, baru kita kumpul," jelas Soekrisno.
Menteri ESDM Darwin Saleh sebelumnya mengungkapkan, pemerintah akan mengikutsertakan Antam dalam pembelian saham divestasi Newmont, sementara Pemda NTB akan bertindak sebagai pemimpin konsorsium.
Saham Antam dan PT BA pagi ini terus bergerak lincah. Saham Antam (ANTM) terpantau naik Rp 125 menjadi Rp 2.300 dan PTBA naik Rp 100 menjadi Rp 14.650.
(epi/qom)











































