Pada perdagangan Rabu (4/11/2009), rupiah ditutup menguat di 9.525 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di 9.600 per dolar AS.
Dolar AS di pasar Asia hari ini bergerak cukup hati-hati menunggu petunjuk dari The Fed dan pertemuan bank sentral lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para pemain menahan diri untuk mengambil posisi yang jelas menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC)," jelas Yosuke Hosokawa, head of forex group Chuo Mitsui Trust Bank seperti dikutip dari AFP.
"Kemungkinan perubahan suku bunga sangatlah kecil karena perekonomian AS sedang berjuang untuk pulih dari kondisi abnormal. Tapi pelaku pasar akan melihat bagaimana positifnya penilaian FOMC atas perekonomian AS," imbuhnya.
(qom/qom)











































