Demikian disampaikan dalam siaran persnya, Kamis (5/11/2009).
Proyek ini yang akan mulai digarap pada Maret 2010 ini akan akan memproduksi bahan bakar bio diesel dari Jathropa dan tanaman bahan baku serta mengoperasikan dump truk Komatsu dengan kapasitas 90 ton berbahan bakar bahan bakar bio diesel. Dump truk ini nantinya akan dioperasikan di tambang batubara ADRO.
Untuk keperluan ini, Komatsu akan mendirikan pabrik bahan bakar bio diesel berkapasitas produksi 1 sampai 2 ton per hari, serta membangun laboratorium untuk menjamin kualitas bahan bakar bio diesel yang diproduksi di tambang batu bara Adaro.
Komatsu juga akan memberikan garansi operasi atas dump truk Komatsu yang menggunakan bahan bakar bio diesel dalam proyek ini.
ADRO akan menanam Jatropha dan tanaman bahan baku pada area reklamasinya dan menghasilkan bahan bakar bio diesel dari bibit atau buah Jatropha untuk digunakan oleh dump truk Komatsu yang beroperasi di tambang batu bara ADRO.
UNTR sebagai distributor Komatsu di Indonesia akan menyediakan jasa pendukung produk bagi dump truk Komatsu yang menggunakan bahan bakar bio diesel tersebut.
Target dari Proyek ini adalah untuk mengoperasikan 100 unit dump truk Komatsu pada tahun 2012 dan seterusnya.
Setelah 20% dari bahan bakar diesel diganti dengan bio diesel untuk mengoperasikan 100 unit dump truk, diperkirakan 8.000 ton bahan bakar bio diesel akan dipergunakan setiap tahunnya dan berkontribusi untuk mengurangi sekitar 20.000 ton emisi CO2 atau kurang lebih setara dengan 10% emisi CO2 yang dihasilkan pabrik Komatsu di Jepang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(dro/dnl)











































