Investor tidak terlalu bersemangat setelah Bank Sentral AS memutuskan untuk menahan suku bunga rendahnya di kisaran 0-0,25% dalam waktu yang lebih lama. Kebijakan The Fed dinilai tidak ada yang baru.
Mengawali perdagangan, IHSG langsung memerah dan sempat mencicipi level positif sebelum akhirnya konsisten melemah hingga penutupan perdagangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bursa-bursa regional mayoritas juga melemah, kecuali bursa China.
- Indeks Hang Seng melemah 135,69 (0,63%) ke level 21.479,08.
- Indeks Nikkei-225 melemah 126,87 poin (1,29%) ke level 9,717,44.
- Indeks Komposit Shanghai naik 26,52 poin (0,85%) ke level 3.155,05.
- Indeks KOSPI melemah 27,69 poin (1,75%) ke level 1.552,24.
- Indeks Straits Times turun 16,04 poin ke level 2.632,6.
Bursa-bursa Eropa juga dibuka melemah, indeks FTSE 100 turun 0,42%, DAX 30 melemah 0,72% dan CAC 40 melemah 0,97%.
Perdagangan berjalan sangat tipis dengan frekuensi di seluruh pasar hanya 57.640 kali pada volume 3.250 juta lembar saham senilai Rp 2,779 triliun. Sebanyak 65 naik, 116 saham turun dan 63 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain BRI (BBRI) naik Rp 250 menjadi Rp 7.200, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 8,700, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 200 menjadi Rp 7.350, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 900 menjadi Rp 16.100.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 400 menjadi Rp 29.800, United Tractor (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 14.350, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 100 menjadi Rp 2.375, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 100 menjadi Rp 4.550, PTBA turun Rp 100 menjadi Rp 14.450.
(qom/qom)











































