Demikian disampaikan dalam pengumuman perseroan, Jumat (6/11/2009).
SDRA berencana menerbitkan 750 juta saham baru (33,33%) pada Desember 2009. Target dana perolehan rights issue ini sebesar Rp 105 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp 140 per saham. Rasio rights issue ditetapkan setiap 2 pemegang saham lama yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham tanggal 21 Desember 2009 berhak mengeksekusi 1 saham baru.
Saat ini struktur pemegang saham SDRA adalah Arifin Panigoro sebesar 54,48%, PT Medco Intidinamika 11,36% dan publik 34,16%.Β Dalam rights issue ini, Arifin bertindak sebagai pembeli siaga.
Dengan asumsi tidak ada pemegang saham lain yang mengeksekusi rights issue, maka kepemilikan Arifin akan meningkat menjadi 69,65%, sedangkan Medco Intidinamika dan publik akan terdilusi menjadi masing-masing 7,57% dan 22,77%.
Terkait aksi ini, SDRA akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 8 Desember 2009. Pernyataan efektif Bapepam-LK diperkirakan diperoleh pada 8 Desember 2009. Tanggal pencatatan rights issue dijadwalkan pada 23 Desember 2009.
Pada perdagangan kemarin SDRA ditutup di level Rp 330 per saham. Harga saham SDRA telah mengalami kenaikan signifikan sejak 31 Agustus 2009 karena didorong oleh kabar rights issue. Pada 31 Agustus, SDRA masih berada di level Rp 123.
Mengingat harga pelaksanaan rights issue ditetapkan sebesar Rp 140 per saham, harga SDRA berpotensi kembali jatuh tajam dari Rp 330 hingga mendekati harga rights issue.
(dro/qom)











































