Saham-saham unggulan bergerak menguat meski tidak terlalu signifikan. Penguatan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memberi kontribusi besar bagi penguatan IHSG.
Pada perdagangan Jumat (6/11/2009), IHSG ditutup menguat 26,667 poin (1,13%) ke level 2.393,881. Indeks LQ 45 juga menguat 5,765 poin (1,24%) ke level 470,008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Nikkei-225 menutup sesi I dengan kenaikan 110,44 poin (1,14%) ke level 9.827,88.
- Indeks Hang Seng menguat 387,64 ke level 21.866,721.
- Indeks Straits Times naik 42,4 poin ke level 2.671,75.
Perdagangan berjalan sangat tipis dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 32.447 kali pada volume 1.744 juta lembar saham senilai Rp 1,325 triliun. Sebanyak 119 saham naik, 32 saham turun dan 48 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gurang Garam (GGRM) naik Rp 900 menjadi Rp 17.000, Astra International (ASII) naik Rp 400 menjadi Rp 30.200, BRI (BBRI) naik Rp 200 menjadi Rp 7.400, United Tractor (UNTR) naik Rp 650 menjadi Rp 15.000, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 150 menjadi Rp 7.500, PTBA naik Rp 150 menjadi Rp 14.600.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Lippo Karawaci (LPKR) turun Rp 10 menjadi Rp 630, Bumi Serpong Damai (BSDE) turun Rp 10 menjadi Rp 790, Bank Himpunan Saudara (SDRA) turun Rp 10 menjadi Rp 320, Indika Energy (INDY) turun Rp 25 menjadi Rp 2.125.
(qom/dro)











































