"Mandiri sih kalau bisa minggu ini, ya kita pengennya minggu ini bisa selesai," kata Direktur Mandiri Abdul Rachman di sela Peresmian Pesawat Airbus 330-200 dan Boeing 737-800 NG di Garuda Maintenance Facility, Cengkareng, Senin (9/11/2009).
Ia mengatakan, saat ini perusahaan plat merah itu masih menunggu lampu hijau dari Bank Indonesia (BI) mengenai rencana konversi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari kita kan sudah siap semuanya, begitu BI ok kita tinggal tanda-tangan dan segala macam, selesai," tambahnya.
Meski demikian, sampai saat ini bank plat merah itu belum menerima kabar terbaru dari BI. Padahal konversi saham itu sudah direncanakan sejak pertengahan tahun 2009.
"Saya datang kesini mau memantau dulu sebelum punya saham disini," candanya.
Seperti diketahui, Garuda memiliki utang berupa Mandatory Convertible Bond (MCB) senilai Rp 1 triliun. Atas kesepakatan bersama, utang tersebut akan dikonversi menjadi kepemilikan saham Mandiri di Garuda sebesar 11 persen.
(ang/dro)











































