Grup Astra Jaga IHSG di Jalur Hijau

Grup Astra Jaga IHSG di Jalur Hijau

- detikFinance
Senin, 09 Nov 2009 12:12 WIB
Grup Astra Jaga IHSG di Jalur Hijau
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dalam volume perdagangan yang tipis. Investor seperti kehilangan momentum untuk menentukan arah pergerakan IHSG.

Mengawali perdagangan, IHSG langsung bergerak melemah, namun selanjutnya menguat. IHSG terus bergerak bolak-balik dan sempat menembus level 2.400 sebelum akhirnya melemah lagi.

Pada perdagangan Senin (9/11/2009) sesi I, IHSG akhirnya ditutup menguat tipis 0,228 poin (0,01%) ke level 2.395,334. Indeks LQ 45 juga menguat tipis 0,172 poin (0,04%) ke level 470,408.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IHSG dibuka pada level 2.395,106 dengan level tertinggi di 2.406,51 dan level terendah di 2.380,494. Penguatan saham-saham grup Astra memberi kontribusi besar bagi IHSG untuk bertahan di teritori positif.

Pergerakan IHSG yang bingung ini seirama dengan bursa-bursa regional yang sangat beragam.
  • Indeks Hang Seng naik 233,44 poin (1,07%) ke level 22.063,16.
  • Indeks Komposit Shanghai turun 16,91 poin (0,53%) ke level 3.147,12.
  • Indeks Nikkei-225 naik sangat tipis 8,40 poin (0,09%) ke level 9.797,75.

Perdagangan berjalan sangat perlahan dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 29.901 kali dengan volume 1.363 juta lembar saham senilai Rp 1,215 triliun. Sebanyak 50 saham naik, 83 saham turun dan 62 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Astra International (ASII) naik Rp 450 menjadi Rp 30.800, United Tractor (UNTR) naik Rp 500 menjadi Rp 15.500, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 350 menjadi Rp 22.200, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 50 menjadi Rp 4.675, PTBA naik Rp 50 menjadi Rp 14.500.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 400 menjadi Rp 23.200, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.600, BRI (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 7,400, PGN (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 3.650, Medco Energi (MEDC) turun Rp 75 menjadi Rp 2.625, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.300.
(qom/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads