Market Flash eTrading

Market Flash eTrading

- detikFinance
Selasa, 10 Nov 2009 09:09 WIB
Market Flash eTrading
Jakarta - Dow Jones: Saham US memperpanjang rally global dan membawa Dow Jones ke level 13 bulan tertinggi sementara dolar melemah setelah G-20 setuju untuk mempertahankan stimulus ekonomi dan komoditas menguat dengan emas yang menyentuh level di atas $1.100 per ounce. Indeks S&P 500 (+2.2%) 1,093.08 dan Dow Jones (+2%) 10.226,94. American Express Co., Bank of America Corp., dan Caterpillar Inc. naik sedikitnya 4% dan Freeport-McMoran Copper & Gold Inc. naik 4.6%.

Dolar melemah terhadap 15 mata uang utama sementara minyak naik 2.6%. Saham perusahaan Amerika yang sebagian pendapatannya berasal dari luar negeri memiliki kinerja yang baik dengan proporsi penjualan domestik yang lebih tinggi seiring dengan melemahnya dolar yang mengakibatkan produk US menjadi lebih murah di luar negeri.

Regional Pagi: Bursa Jepang menguat, memperpanjang penguatan dari pasar ekuitas AS dan komoditas setelah anggota G20 menyetujui untuk mempertahankan stimulus. Mitsubishi Corp. (+1.8%) setelah minyak, emas, logam menguat. Sumitomo Metal Mining Co. (+1.7%). Sumitomo Mitsui Financial Group Inc. (+1.3%). Hoya Corp. (+1.6%) setelah dinaikkan peringkat menjadi "buy" dari "underperform" oleh Merrill Lynch & Co. NIKKEI 225 (+1.26%) 9,932. KOSPI INDEX (+1.37%) 1,598. S&P/ASX 200 INDEX (+1.35%) 4,737. STI (+1.20%) 2,725.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Commodity: Crude oil diperdagangkan di kisaran $79 per barel di NY setelah dolar melemah dan badai tropis Ida memasuki wilayah teluk Meksiko dan membuat BP Plc dan Chevron Corp. untuk memangkas produksinya. Para pekerja telah di evakuasi dari teluk Meksiko dimana area tersebut menghasilkan 27% dari produksi crude oil US. Crude oil utnuk pengiriman Desember diperdagangkan pada level $79.38 per barel.Crude Oil (-0.04%) $79.4/bbl, Gold (+0.06%) $1.104/oz, CPO (+0.9%) 2.184RM/MT.

Harga palm oil naik setelah sempat turun dalam dua hari kemarin seiring dengan prediksi harga beli akan naik 7% dipicu oleh naiknya permintaan dari Cina dan India akibat adanya badai El Nino. Harga palm oil futures diperkirakan akan menyentuh 2.400 ringgit akibat spekulasi El Nino akan merusak produksi pada tahun depan., Nickel (+0.5%) $17.350/MT, Tin (unc) $14.750/MT.

Economic & Industrial News

Energy: PLN Beli Listrik Dari Perusahaan Swasta

Untuk mengurangi kekurangan pasokan listrik di Jakarta dan Tangerang, PT PLN terpaksa membeli listrik dari swasta untuk jangka pendek. PLN akan belanja setrum dari PT Bekasi Power sebesar 37 megawatt, Excess Power-PT Argopantes (2 megawatt) dan dari PT Cikarang Listrikindo (100 megawatt).

Energy : Cina Menaikkan Harga BBM Sebesar 8%

Cina menaikkan harga gasoline,diesel dan jet fuel sebesar 8%, dan ini merupakan kenaikan pertama dalam dua bulan seiring dengan naiknya permintaan dan biaya crude oil. Cina mengendalikan harga bahan bakarnya untuk menjaga tingkat inflasi. Kenaikan harga ini akan meningkatkan indeks harga konsumen sebesar 0.12%.

Agri : Tanaman Jagung Cina Turun 13%

Hasil panen jagung Cina turun 13% akibat terjadinya kekeringan diarea tanam utama. Produksi turun menjadi 144.374 juta metrik ton dari 165.9 juta metrik ton tahun kemarin.
 
Agri : Jagung,Kedelai dan Gandum Menguat Seiring Pelemahan Dolar

Jagung mengalami kenaikan tertingginya dalam empat minggu dan kedelai serta gandum naik setelah dolar melemah dan menaikkan permintaan investasi pada bahan baku. Jagung untuk pengiriman Desember +5.2% menjadi $3.86/bushel, kedelai untuk pengiriman Januari +1.8% menjadi $9.72/bushel dan gandum untuk pengiriman Desember +4.6% menjadi $5.20/bushel.

Mining: NTB dan Multicapital Ingin Kuasai 14% Saham Newmont

pemerintah daerah NTB dan PT Multicapital, anak Grup Bakrie, siap membeli 14% saham Newmont bilan ANTM tak bersedia menjadi mitra. Hingga kini, pemda NTB mesih menanti penunjukan resmi ANTM oleh pemerintah pusat untuk membahas mekanisme pembelian saham divestasi senilai US$ 493,6 juta.
Corporate news

ENRG: Akuisisi Masela, Siapkan US$77,25 Jt

Guna mengakuisisi 10% saham Blok Masela, ENRG menyiapkan dana US$77,25 juta atau Rp726,15 miliar. Perseroan menyatakan nilai tersebut material namun tak akan membebani keuangan perseroan. Saat ini, perseroan tengah mengkaji alternatif pendanaan akuisisi tersebut. Namun, enggan menyebutkan opsi pendanaannya. Perseroan akan meminta persetujuan RUPSLB pada 4 Nov09.

Comment: Biaya akuisisi ini sangat murah, atau setara dengan +/- USD0,26/barrel di bandingkan dengan harga minyak saat ini USD80/barrel. Menurut kita ini adalah akuisisi yang sangat menguntungkan ENRG dan menambah asset perusahaan dengan biaya akuisisi yang sangat murah. Berbeda dengan perusahaan affiliasinya yang pernah mengakuisisi tiga perusahaan dengan harga yang sangat mahal atau kata lain Buy High.  Recomendasi BUY, TP:Rp600,-

BBRI: Akan Buyback Subdebt Rp500 M

BBRI akan buyback subdebt yang dirilis pada 2004 senilai Rp500 miliar pada Jan10. Pendanaan berasal dari kas internal. Selanjutnya, perseroan segera menerbitkan subdebt lagi senilai Rp2-3 triliun bahkan lebih yang ditargetkan dirilis pada awal tahun 2010. PT Danareksa Sekuritas, PT Bahana Securities, serta PT Mandiri Sekuritas ditunjuk sebagai underwriternya.

KLBF: Danai Akuisisi, Terbitkan Obligasi

Guna mendanai akuisisi produk baru, KLBF akan menerbitkan obligasi senilai Rp500 miliar-Rp1 triliun pada 1H-2010. Saat ini perseroan tengah mengkaji nilai obligasi, jangka waktu, dan menghitung kuponnya. Perseroan juga tengah menjajaki kerja sama pemasaran dengan perusahaan di Asean, seperti Filipina yang nantinya akan ditingkatkan dengan akuisisi pada 2-3 tahun mendatang.

TOTL: Ikuti Tender Proyek Rp3,5 T, Laba Bersih FY09 Diprediksi Melonjak

TOTL tengah mengikuti 15-20 tender proyek senilai Rp3,5 triliun yang hasilnya akan diumumkan dalam 1-3 bulan mendatang.Tender tersebut meliputi sektor perkantoran Rp1,22 triliun, hunian bertingkat Rp100 miliar, sarana pendidikan Rp1,02 triliun, untilitas Rp680 miliar, rumah sakit Rp60 miliar, tempat ibadah Rp360 miliar dan pusat belanja Rp60 miliar.

Sementara itu, perseroan menargetkan pendapatan FY09 turun tipis 8,66% yoy dri Rp1,89 triliun jadi Rp1,73 triliun akarena diterapkannya PPh 3%. Namun laba bersihnya ditargetkan melonjak 194,11% yoy dari Rp17 miliar jadi Rp50 miliar.
 
KIJA: Gandeng Mitra Strategis Asing Garap Proyek

KIJA akan menggandeng mitra strategis asing guna menggarap proyeknya seperti Medical City dan Indonesia Movieland. Investor asal Taipei dan Taiwan sudah menyatakan minatnya dalam proyek tersebut.
AGRO: Incar CAR 18,27%

Pemegang saham AGRO telah menyetujui pelaksanaan rights issue sebesar Rp 104,06 miliar. Hasil rights issue tersebut akan mendongkrak CAR perusahaan menjadi 18,25% dari saat ini hanya 13,14%. Penambahan modal dilakukan untuk mengantisipasi penyerapan Basel II serta membiayai ekspansi kredit. Selain itu, perusahaan sepakat untuk meningkatkan modal dasar menjadi Rp1 triliun guna membuka ruang investor strategis masuk.

CTRA: Crossing Saham CTRS Rp243,4 M

Akhirnya, CTRA merealisasikan penambahan kepemilikan sahamnya di CTRS melalui PT Danareksa Sekuritas yang melakukan crossing di pasar senilai Rp243,4 miliar atau Rp825/saham.

ASRI: Naikkan Harga Jual Proyek

Mulai bulan depan, ASRI berencana menaikkan harga jual rumah sebesar 10% dan akan kembali menaikkan harga di daerah Serpong sebesar 20% pada 2010. Keputusan tersebut diambil menyusul langkah para pesaingnya yang telah lebih dulu menaikkan harga jual.

BKSL: Akan Terbitkan Saham Baru

Akhir tahun ini, BKSL akan menggelar ekspansi usaha dan rights issue. Dana hasil penerbitan saham baru itu akan digunakan untuk membiayai penyertaan saham di PT Bukit Jonggol Asri.

Rumor

Harga saham JPRS berpotensi ke Rp400/saham. Kabarnya, perseroan akan membeli sebagian saham perdana PT Gunawan Steel , yang terafiliasi dengan perseoan.

Harga saham SIPD berpotensi ke Rp65-70/saham, seiring rencana reorganisasi perusahaan guna menghilangkan saldo defisit. Selain itu, rencana akuisisi lahan di Banten untuk membangun pabrik pembibitan dan penetasan jadi sentimen positif.

Technical Picks

IHSG (2406.434) – BUY
FINANCE (294) – BUY
UNTR (15,700) – BUY
PTBA  (14.600) - BUY
ASII (31.600) - BUY
BDMN (4.550) – BUY
USDIDR (9415) - Buy IDR, Sell USD
Gold SPot (1103.50) – BUY.


(etr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads