Pada perdagangan Rabu (11/11/2009), rupiah ditutup menguat ke 9.400 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.430 per dolar AS.
Di pasar Asia, dolar AS kembali menghadapi tekanan setelah berbagai data menunjukkan adanya pemulihan ekonomi sehingga mengurangi permintaan dolar AS sebagai 'safe-haven'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pialang menyambut baik data order permesinan Jepang yang menunjukkan kenaikan hingga 10,5% selama September. Sementara produksi industri China menunjukkan pertumbuhan 16,1%.
"Data yang keluar dari Asia masih baik dan mesin dari pemulihan pertumbuhan ekonomi dunia terus berjalan," ujar Barclays Capital, David Forrester seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































