"Sebagian settlement transaksi tidak bisa diserahkan hari ini," ungkap Direktur KSEI, Trisnadi Yulrisman saat dihubungi detikFinance , kamis (12/11/2009).
Menurut Trisnadi, hal itu disebabkan batas waktu perpanjangan Real Time Gross Settlement (RTGS) yang diberikan Bank Indonesia (BI) telah habis pada pukul 17.30 WIB.Namun, lanjutnya, dana-dana yang tidak bisa diserahkan itu tetap diupayakan masuk ke bank pembayaran KSEI hari ini.
"Kita masih upayakan agar semua dana bisa di-deliver ke bank pembayaran hari ini juga," ujarnya.
KSEI memiliki 4 bank pembayaran yang berfungsi sebagai bank pelaksana pembayaran seluruh transaksi bursa yaitu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), PT Bank Permata Tbk (BNLI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Keempat bank ini bertugas menyalurkan dana penyelesaian transaksi kepada seluruh anggota bursa.
Setiap anggota bursa bisa menggunakan rekening bank yang di luar 4 bank pembayaran tersebut. Nanti, angggota bursa akan menyalurkan dana tersebut ke bank-bank tempat nasabahnya menempatkan dana.
Masalahnya, RTGS normalnya ditutup oleh BI pada pukul 15.30 WIB. Siang tadi, KSEI telah meminta perpanjangan waktu RTGS kepada BI lantaran adanya gangguan pada sistem C-BEST (Central Depository and Book Entry Settlement System ).
Sebagaimana diketahui, C-BEST merupakan sistem yang menangani pencatatan arus transaksi serta penyelesaian transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dalam mekanisme BEI, setiap transaksi yang terjadi pada hari T akan diselesaikan pada T+3.
Artinya, penyelesaian transaksi yang harus diselesaikan KSEI dan KPEI hari ini adalah transaksi yang terjadi di BEI pada hari Senin (9/11/2009).
Nah, jika perpanjangan RTGS telah habis, artinya sebagian dana penyelesaian transaksi dipastikan tidak bisa dilakukan. Kendati demikian, sebagaimana dikatakan Trisnadi, KSEI dan KPEI tetap mengupayakan agar penyelesaian transaksi bisa dilakukan seluruhnya hingga level bank pembayaran.
"Jadi setidaknya, settlement bisa di deliver seluruhnya ke bank pembayaran. Nah dari bank pembayaran ke bank lain itu yang tidak bisa. Tapi kan sudah masuk ke bank pembayaran, jadi tinggal besok pagi langsung di deliver ke bank lainnya," ujarnya.
Trisnadi mengaku gangguan belum tentu bisa diselesaikan hari ini. "Mudah-mudahan hari ini semua beres, sehingga besok tidak ada masalah," ujarnya. (dro/qom)











































