BI: Arah Rupiah Semakin Menguat

BI: Arah Rupiah Semakin Menguat

- detikFinance
Jumat, 13 Nov 2009 13:19 WIB
BI: Arah Rupiah Semakin Menguat
Jakarta - Penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini sebagian besar terjadi karena besarnya arus dana asing yang masuk (capital inflow ) ke Indonesia.

Demikian disampaikan oleh Pjs. Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution ketika ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Jumat (13/11/2009).

"Sudah saya bilang dari awal bahwa rupiah arahnya akan semakin menguat. Sebagian besar karena itu," ujarnya.

Sampai akhir tahun ini, Darmin mengatakan arah penguatan rupiah akan terus terjadi seiring dengan makin derasnya arus capital inflow, dan juga melemahnya nilai tukar dolar AS di dunia."Kecenderungannya rupiah menguat, karena dolar melemah dimanapun," imbuhnya.

Darmin menjelaskan, dengan semakin membaiknya perekonomian AS pasca krisis keuangan yang terjadi membuat banyaknya dana keluar dan membutuhkan tempat baru.

"Kalau AS ekonominya relatif aman, itu kemudian dananya berani datang ke sini, itu memang ironi, kalau ekonomi AS tidak baik dananya lari ke sana. Mengapa? Karena prediksi mereka kalau tidak baik, dampaknya tidak baik jika lama-lama, jadi ada capital inflow ," tuturnya.

Aliran capital inflow ini bukan hanya terjadi di Indonesia saja, namun juga di negara-negara lain.

"Pada dasarnya ada sejumlah dana besar, membutuhkan outlet kemana perginya. Ini bukan hanya di Indoneesia, di seluruh dunia, bahkan di negara lain lebih besar. Memang ada capital inflow, lihat saja cadangan devisa kita naik," tutupnya.
(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads