Ditambah rebound saham BUMI, IHSG pun akhirnya mampu ditutup menguat meski dalam volume perdagangan yang tidak terlalu besar.
Pada perdagangan Jumat (13/11/2009), IHSG akhirnya ditutup naik tipis 6,520 poin (0,27%) ke level 2.426,801. Indeks LQ 45 naik 1,255 poin (0,26%) ke level 478,203.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Komposit Shanghai naik 14,70 poin (0,46%) ke level 3.187,65.
- Indeks Hang Seng naik 156,06 poin (0,70%) ke level 22.553,63.
- Indeks Nikkei-225 melemah 34,18 poin (0,35%) ke level 9.770,31.
- Indeks KOSPI melemah 0,74 poin ke level 1.571,99.
- Indeks Straits Tipis turun tipis 0,71 poin ke level 2.725,53.
Perdagangan sangat tipis dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 59.969 kali pada volume 5.215 juta lembar saham senilai Rp 2.868 triliun. Sebanyak 101 saham naik, 69 saham turun dan 72 saham stagnan.
Saham ADRO tercatat paling aktif setelah mencatat kenaikan Rp 90 menjadi Rp 1.710 dengan nilai perdagangan di seluruh pasar mencapai Rp 614,4 miliar.
Saham-saham sektor CPO bergerak menguat seperti London Sumatera (LSIP) naik Rp 200 menjadi Rp 7.750, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 150 menjadi Rp 22.150, Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) naik Rp 30 menjadi Rp 760.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Gudang Garam (GGRM) naik Rp 650 menjadi Rp 17.150, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 550 menjadi Rp 25.650, BRI (BBRI) naik Rp 150 menjadi Rp 7.450, BUMI naik Rp 50 menjadi Rp 2.450.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 menjadi Rp 7.150, United Tractor (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 15.550, Astra International (ASII) turun Rp 50 menjadi Rp 32.700, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.150.
(qom/qom)











































