Corporate Secretary Kimia Farma Endang Suyarti Z.N yang merupakan calon Direktur Utama Kimia Farma Diagnostika mengatakan, dalam waktu dekat cucu usaha Kimia Farma ini akan mulai resmi beroperasi sebelum akhir tahun.
Sebagai tahap awal, cucu usaha Kimia Farma ini akan disuntik modal awal Rp 50 miliar. "Sebetulnya sekarang sudah beroperasi, tapi masih sebagai unit, jadi ini anaknya dari apotik, atau cucu dari Kimia Farma," katanya disela-sela acara konferensi pers di JCC, Jumat (13/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita tertarik pada bisnis ini, karena di negara-negara maju, diagnosis diperlukan. Semua proses kesehatan itu tidak bisa kira-kira," katanya.
Sjamsul menjelaskan, saat ini Indonesia sudah masuk era tersebut, sehingga merupakan waktu yang tepat bagi BUMN Farmasi ini membentuk cucu usaha baru dibidang diagnostik. Saat ini, kebutuhan antara solusi menyembuhkan penyakit dengan cara yang tepat sangat penting agar tidak terjadi kesalahan dalam memberikan obat.
"Saya minta tanggal 15 Desember 2009 sudah bisa diluncurkan," terangnya.
Dijelaskannya, saat ini, sebenarnya embrio Kimia Farma Diagnostika sudah beroperasi sebagai unit usaha di bawah Apotek yang memiliki 34 unit lab klinik.
"Kita harapkan selama setahun pertama Kimia Farma Diagnostika beroperasi bisa memberikan pendapatan Rp 30 miliar," jelasnya.
(hen/ang)











































