Pada perdagangan Senin (16/11/2009), rupiah dibuka menguat tipis ke level 9.340 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.350 per dolar AS.
Mata uang Asia sepanjang pekan lalu tercatat hanya bergerak tipis atas dolar AS, namun dengan kecenderungan menguat. Tren serupa diprediksi akan kembali terjadi pada pekan ini mengingat tidak adanya berita baru yang bisa menggerakkan pasar secara signifikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelemahan dolar AS mungkin diperkuat oleh data ekonomi AS, termasuk penjualan ritel yang diperkirakan membaik dan pidato dari Gubernur Bank Sentral AS tentang outlook ekonomi," ujar Koji Takeuchi, analis dari Mizuho Research Institute seperti dikutio dari AFP.
(qom/qom)











































