"Pendapatan diharapkan menembus Rp 1,8 triliun dan laba bersih Rp 90 miliar di 2010," ujar Presiden Direktur Latinusa Ardhiman TA usai paparan di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis (19/11/2009).
Menurut Ardhiman, target tersebut akan didorong oleh tumbuhnya penjualan lempengan timah (tinplate ) perseroan di tahun 2010 sebesar 120 ribu ton, naik 33,3% dari realisasi tahun 2009 sebanyak 90 ribu ton.
"Memang turun jika dibandingkan dengan realisasi 2008, karena krisis ekonomi. Namun di tahun-tahun mendatang akan tumbuh hingga 180-200 ribu ton," ujarnya.
Saat ini kapasitas produksi perseroan sebesar 130 ribu ton per tahun. Perseroan telah merencanakan penambahan kapasitas produksi menjadi 160 ribu ton yang
ditargetkan operasi pada 2012.
"Investasinya sekitar US$ 23 juta. Sebagian dana akan diperoleh dari hasil IPO," ujarnya.
Latinusa berencana melepaskan 20% saham baru ke publik pada harga Rp 315-405 per saham. Target dana yang akan diperoleh sebesar Rp 158,97 miliar hingga Rp 204,3
miliar.
Sementara itu, pada akhir 2009, menurut Ardhiman, pendapatan perusahaan diperkirakan menjadi Rp 1,2 triliun dan laba bersih Rp 40 miliar.
Untuk 2010, Latinusa menargetkan pendapatan sebesar Rp 1,8 triliun, naik 50% dari tahun 2009 dengan target laba bersih sebesar Rp 90 miliar, naik 125% dari tahun sebelumnya.
(dro/dnl)











































