Pada perdagangan Kamis (19/11/2009), IHSG ditutup melemah 15,441 poin (0,62%) ke level 2.468,788. Indeks LQ 45 juga melemah 3,476 poin (0,71%) ke level 487,784. IHSG pada hari ini bergerak sangat fluktuatif dan pada sesi I sempat ditutup menguat meski tipis.
Saham-saham regional bergerak cukup variatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Nikkei-225 melemah 127,33 poin (1,32%) ke level 9.549,47.
- Indeks Hang Seng melemah 197,17 poin (0,86%) ke level 22.643,16.
- Indeks Komposit Shanghai naik 17,38 poin (0,53%) ke level 3.320,61.
- Indeks KOSPI naik 16,57 poin (1,03%) ke level 1.620,54.
- Indeks Straits Times naik 22,02 poin ke level 2.767,06.
Sementara bursa-bursa Eropa dibuka melamah. Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,09%, DAX 30 melemah 0,06% dan CAC 40 melemah 0,26%.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 114.866 kali pada volume 9.408 juta lembar saham senilai Rp 3,817 triliun. Sebanyak 104 saham naik, 94 saham turun dan 70 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 1.000 menjadi Rp 33.250, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 200 menjadi Rp 7.450, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 4.725, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 75 menjadi Rp 2.375.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 9.000, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 250 menjadi Rp 17.100, Indocement (INTP) naik Rp 100 menjadi Rp 11.900.
(qom/qom)











































