Bumi Citra Permai Tawarkan Harga IPO Rp 110-125

Bumi Citra Permai Tawarkan Harga IPO Rp 110-125

- detikFinance
Jumat, 20 Nov 2009 15:40 WIB
Bumi Citra Permai Tawarkan Harga IPO Rp 110-125
Jakarta - PT Bumi Citra Permai melakukan penawaran umum perdana (Initial Public Ofering /IPO) atas saham mereka kepada masyarakat. Sebanyak 500 juta saham biasa dan 245 juta Waran seri I siap diperdagangkan di harga Rp 110-125, dengan masa penawaran (bookbuilding ) di 2-3 Desember 2009.

Demikian diungkapkan Direktur Keuangan PT Bumi Citra Permai Tbk Edward Halin kepada detikfinance melalui sambungan telepon Jumat (20/11/2009).

Perseroan siap melepas saham 500 juta lembar, atau setara dengan 41,67% dari total kepemilikan. Total dana hasil IPO ditaksir sebesar Rp 50-60 miliar.

Bumi Citra juga siap memberikan Waran Seri I dengan jumlah saham 245 juta lembar, yang diberikan cuma-cuma kepada pemegang saham baru. Waran diberikan kepada mereka yang telah terdaftar dalam penjatahan di Biro Administrasi Efek.

"Harga penawaran saham yang siap sebesar Rp 110-125, dengan nilai nominal Rp 100 untuk tiap saham," ujar Edward.

Setiap pemegang 100 saham baru berhak memperoleh 49 lembar Waran seri I. Dimana 1 Waran diberikan kepada 1 pembeli saham baru perseroan yang dikeluarkan dari portepel. "Waran yang diterbitkan berjangka waktu selama 3 tahun," jelasnya.

Masa penawaran direncanakan terlaksana pada 2-3 Desember 2009, dengan proses penjatahan di tanggal 7 Desember 2009. Untuk pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 10 Desember 2009.

"Kami telah menyampaikan pernyataan pendaftaran efektif kepada Bapepam (LK) pada 13 Oktober 2009. Diharapkan pernyataan efektif akan didapat pada akhir bulan November 2009," tegas Edward.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana efek, perseroan menunjuk PT Overseas Securities. Hasil dana IPO, sebanyak 70%, akan digunakan untuk pembebasan lahan di Kecamatan Cikupa, Tangerang dengan luas lahan 40 hektar. Mereka juga siap menggunakan sisa dana untuk pembenahan infrastruktur perseroan.

"Sebanyak 70% untuk pembebasan lahan di Cikupa 40 hektar, dan 20% untuk pematangan lahan atau cut and fill , dan pembuatan drainase. 10% sisanya untuk menambah modal kerja," imbuhnya.

Penawaran saham hasil IPO tentu akan merubah struktur kepemilikan yang ada. PT Bumi Citra Investindo memegang 58,08%, dan sisanya dimiliki publik 41,67%, Tahir Ferdinand 0,15%, Effendi Halim 0,08%, serta Annie Halim 0,03%.

(wep/dnl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads