Mengawali pekan, IHSG menguat cukup signifikan dan semakin kukuh bertahan di level 2.400. Grup Bakrie masih memberikan kontribusi yang besar bagi arah pergerakan IHSG.
Pergerakan IHSG sepanjang pekan lalu adalah:
Senin (16/11/2009), IHSG ditutup menguat 41,874 poin (1,73%) ke level 2.468,675.
Selasa (17/11/2009), IHSG ditutup menguat 5,114 poin (0,21%) ke level 2.473,789.
Rabu (18/11/2009), IHSG ditutup mampu menguat tipis 10,440 poin (0,42%) ke level 2.484,229.
Kamis (19/11/2009), IHSG ditutup melemah 15,441 poin (0,62%) ke level 2.468,788.
Jumat (20/11/2009) ditutup menguat hingga 18,577 poin (0,75%) ke level 2.487,365.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara harga emas dunia kembali menembus rekor tertingginya di US$ 1.152,85 per ounce pada akhir pekan lalu. Harga minyak mentah dunia turun tipis, dengan minyak light sweet turun 74 sen menjadi US$ 76,72 per barel.
Untuk pekan ini, pola pergerakan IHSG diprediksi masih akan sama dengan pekan lalu. Investor masih akan mencermati gerak bursa regional yang sedang memasuki fase konsolidasi. Sementara Bursa Tokyo pada hari ini tidak ada transaksi sehubungan dengan libur nasional.
Saham-saham komoditas masih akan memainkan peran utama, di tengah lonjakan harga komoditas akibat melemahnya dolar AS. IHSG pada perdagangan Senin (23/11/2009) diprediksi bergerak tipis dengan kecenderungan melemah.
(qom/qom)











































