Demikian disampaikan dalam prospektus yang dipublikasikan perseroan, Senin (23/11/2009).
Semula, perseroan akan menerbitkan obligasi sebesar Rp 1 triliun dan sukuk ijarah sebesar Rp 250 miliar sehingga totalnya sebesar Rp 1,25 triliun. Namun berdasarkan informasi tambahan yang disampaikan perseroan, penerbitan obligasi dipangkas menjadi Rp 452 miliar dan sukuk ijarah Rp 278 miliar atau total sebesar Rp 730 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan juga memberikan opsi pelunasan atau pembelian kembali atas obligasi dan sukuk ijarah ini setidaknya setelah setahun sejak diterbitkan.
Dana penerbitan obligasi Rp 452 miliar, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk membiayai kembali (refinancing) utang-utang bank perseroan. Dana penerbitan sukuk ijarah Rp 278 miliar, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya untuk membuat dan melangsungkan jasa pengangkutan selama 5 tahun.
Surat utang ini telah mendapat peringkat idAA- dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi adalah PT Danareksa Sekuritas, PT CIMB Securities Indonesia, PT Kim Eng Securities, PT Mandiri Sekuritas dan PT OSK Nusadana Securities Indonesia.
Pernyataan efektif Bapepam-LK telah diperoleh pada 20 November 2009. Masa penawaran akan dilangsungkan mulai 24-25 November 2009. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 26 November 2009.
Tanggal distribusi pada 1 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2 Desember 2009.
(dro/qom)











































