Mengawali perdagangan, IHSG sebenarnya sempat menguat. Namun penguatan IHSG tidak berlangsung lama. IHSG selanjutnya bolak-balik dari teritori positif ke negatif.
Pada perdagangan Senin (23/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 5,949 poin (0,24%) ke level 2.481,416. Indeks LQ 45 juga melemah 1,456 poin (0,30%) ke level 489,811.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Komposit Shanghai naik 30,32 poin (0,92%) ke level 3.338,66.
- Indeks Hang Seng naik 315,55 poin (1,41%) ke level 22.771,39.
- Indeks KOSPI melemah 1,55 poin (0,10%) ke level 1.619,05.
- Indeks Straits Times naik 32,79 poin ke level 2,794,33.
Perdagangan berjalan cukup moderat dengan frekuensi transaksi mencapai 92.707 kali pada volume 7,430 juta lembar saham senilai Rp 4,407 triliun. Sebanyak 69 saham naik, 106 saham turun dan 69 saham stagnan.
Saham-saham yang turun di top loser antara lain Astra International (ASII) turun Rp 100 menjadi Rp 33.150, United Tractor (UNTR) turun Rp 150 menjadi Rp 15.450, BUMI turun Rp 75 menjadi Rp 2.750, PGN (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 3.800.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain PTBA turun Rp 350 menjadi Rp 15.900, Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 400 menjadi Rp 27.150, Adaro (ADRO) naik Rp 70 menjadi Rp 1.770, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 400 menjadi Rp 17.100, Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 100 menjadi Rp 22.750.
(qom/dro)











































