Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, tiga perusahaan plat merah itu antara lain PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Krakatau Steel dan PT Garuda Indonesia.
"Setelah BTN, yang paling cepat bisa IPO itu PP," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencananya BUMN Karya tersebut bakal melepas 30-35% sahamnya ke pasar dengan target raupan dana Rp 1,5 triliun. Perusahaan plat merah itu sendiri mentargetkan masuk lantai bursa di akhir tahun 2009.
Sementara Krakatau Steel, saat ini masih melakukan pengkajian terhadap rencana tersebut. Sesuai persetujuan DPR, BUMN baja itu diperkenankan melepas sahamnya sebanyak 30 persen dengan target raupan dana sekitar Rp 3-4 triliun.
Sedangkan Garuda Indonesia berniat melangsungkan aksi korporasi tersebut bulan Juni 2010. Saham yang dilepas maksimal sebanyak 40 persen. Sedangkan target raupan dananya sekitar Rp 4 triliun.
Sementara untuk tiga PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yaitu III, IV dan VII masih harus meminta restu terlebih dahulu dari DPR. "Sementara kita (utamakan) PP dulu," katanya.
(ang/dro)











































