Mengawali perdagangan, saham-saham langsung rontok setelah pemerintah merevisi angka pertumbuhan PDB AS selama triwulan III-2009 menjadi hanya 2,8% atau turun dari perhitungan awal sebesar 3,5%.
Namun saham-saham bergerak membaik setelah Bank Sentral AS menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi AS pada 2010 pada kisaran 2,5% hingga 3,5%, sekaligus menyatakan masalah pengangguran kemungkinan hampir mencapai puncaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada perdagangan Kamis (24/11/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) melemah 17,24 poin (0,16%) ke level 10.433,71. Indeks Standard & Poor's melemah tipis 0,59 poin (0,05%) ke level 1.105,65 dan Nasdaq melemah 6,83 poin (0,31%) ke level 2.169,18.
Saham-saham sektor finansial bergerak melemah sepanjang sesi. Saham JPMorgan Chase & Co melemah 1,9% dan menjadi salah satu pelemah Dow Jones. Indeks KBW bank melemah 0,7$.
Volume perdagangan sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya sebanyak 952 juta lembar saham, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi juga hanya 1,87 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)











































