Indeks S&P 500 (-0.1%) 1,105.65 dan menghapus kenaikan yang terjadi sebelumnya setelah bank sentral memprediksi tingkat pengangguran yang lebih rendah, sementara Dow Jones (-0.2%) 10,434. The Fed mengatakan suku bunga di kisaran 0% akan menyebabkan terlalu banyak spekulasi dan akan berdampak pada inflasi.
Regional Pagi: Saham Hongkong dan Cina melemah didorong oleh pelemahan saham perbankan seiring dengan investor melakukan profit taking ditengah kekhawatiran mengenai rencana peningkatan modal. Saham Bank of China di Hongkong (-4.4%) setelah mengatakan sedang mencari cara untuk menaikkan modal namun belum menemukan cara yang tepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Harga minyak kembali turun di bawah level $76/barel akabat spekulasi melemahnya pertumbuhan ekonomi di US akan membatasi permintaan. Minyak turun ke level lima minggu tertinggi setelah departemen perdagangan mengatakan perekonomian US naik 2.8% namun lebih rendah 3.5% dari estimasi. Laporan departemen energi yang akan keluar hari ini kemungkinan akan menunjukkan kenaikan persediaan sebesar 1.5 juta barel. Crude oil untuk pengiriman Januari diperdagangkan pada level $75.84/barel., Gold (-0.09%) $1.168/oz, CPO (+2.6%) 2.363RM/MT, Nickel (-0.9%) $16.750/MT, Tin (-1.3%) $14.975/MT.
Economic & Industrial News
Economic: Investasi 2009 Hanya Rp150 Triliun
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Gita Wirjawan memperkirakan realisasi investasi 2009 hanya Rp150 triliun atau sekitar 10% dari target kebutuhan investasi sebesar Rp1.500 triliun. Data BKPM mencatat, realisasi investasi hingga Oktober 2009 tercatat sebanyak 212 proyek penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai Rp 32,47 triliun, atau meningkat 104,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Sedangkan realisasi investasi PMA terdapat pada 1.008 proyek senilai 9,92 miliar dolar AS atau setara Rp 89,28 triliun. Investasi ini menurun 28,8% (yoy). Sehingga secara total, hingga akhir Oktober 2009, realisasi investasi mencapai Rp 121,75 triliun.
Economic: Pemerintah Pastikan Ganti Direksi PLN
Setelah sempat membantah, Meneg BUMN, Mustafa Abubakar akhirnya memastikan, dalam waktu dekat pemerintah bakal merombak jajaran direksi PLN.
Cement: Semen Bosowa Investasi Pabrik US$15 juta
PT Semen Bosowa menginvestasikan dana US$15 juta guna meningkatkan kapasitas produksi klinker dan semen mulai awal tahun depan.
Peningkatan kapasitas produksi klinker sebesar 400.000 ton per tahun tersebut dilakukan melalui program debottlenecking, dengan alokasi dana investasi US$5 juta. Sementara itu, untuk menaikkan produksi semen sebesar 1 juta ton, Bosowa akan menambah mesin milling yang membutuhkan biaya US$10 juta.
Infra: Bosch Jajaki Bangun Pabrik di Indonesia
Perusahaan suku cadang asal Jerman, Robert Bosch GmbH, mempertimbangkan untuk membangun pabrik di Indonesia dengan tetap melihat perkembangan bisnis dan pertumbuhan sektor otomotif di Tanah Air.
Bosch Group-membukukan penjualan sebesar 45,1 miliar Euro pada 2008-juga menyatakan tertarik untuk memasok kebutuhan komponen dan suku cadang dalam program mobil murah ramah lingkungan (eco and low cost car) pemerintah.
Corporate news
ENRG: Pengumuman Rights Issue Rp185/Saham
ENRG mengumumkan penerbitan rights issue dengan rasio 11:20 yakni:
- Besaran saham: 26.183.297.040 saham
- Nilai nomina: Rp100/saham
- Harga penawaran: Rp185/saham atau Rp4,173 triliun
- Masa pelaksanaan: 13-26 Jan09
- Cum rights issue: 6 Jan09
- Ex rights issue: 7 Jan09
- Recording date: 11 Jan09
Setiap 16 saham hasil pelaksanaan rights issue mendapat 3 warrant seri 1 dengan harga exercise Rp190/saham dengan masa perdagangan 14 Juli 2010-11 Januari 2013.
BUMI: Harga Konversi Obligasi Disinyalir Rp3.526
Pengamat pasar modal David Cornelis memprediksi harga konversi obligasi BUMI sebesar Rp3.526,47/saham, merupakan premium 30% dari harga referensi selama tiga hari sejak 20 Nov09 yakni Rp2.712,67/saham. Sementara itu, perseroan belum bisa memastikan harga konversinya .
ISAT: Obligasi Disinyalir Oversubcribed Hingga Rp2 T
Obligasi ISAT disinyalir oversubcribed hingga melebihi Rp2 triliun dari targetnya Rp1,5 triliun karena kuponnya yang menarik yakni 11,25%. Sementara itu, perseroan belum mau mengomentari kabar tersebut dan hanya memastikan hanya akan menyerap Rp1,5 triliun.
BDMN: Targetkan Kredit Tumbuh 20%
PT Bank Danamon Tbk menargetkan pertumbuhan kredit pada tahun depan naik 20% dengan mengenjot sektor mikro dan usaha kecil menengah dan memperbaiki pembiayaan korporasi yang selama tahun ini melambat.
JSMR: Bersama ELTY Bidik Proyek Mandek
PT Jasa Marga Tbk dan PT Bakrieland Development mengincar sejumlah proyek jalan tol yang mangkrak untuk membantu pemerintah mengejar target penambahan jalan bebas hambatan sepanjang 853 km dalam 5 tahun ke depan. Dirut Jasa Marga Frans Satyaki Sunito mengatakan perseroan tengah mengkaji kelayakan sejumlah proyek jalan tol di Jabodetabek untuk diakuisisi, dengan membeli saham mayoritas. Sementara itu, manajemen
PT Bakrieland Development Tbk juga mengaku sedang membidik sejumlah ruas jalan tol yang mempunyai peluang bagus.
ETWA: Kurangi Kapasitas Produksi Hingga 90%
ETWA telah mengurangi produksi biodieselnya hingga 90% dari semula 240.000 metrik ton per tahun menjadi hanya 24.000 metrik ton per tahun. ETWA menciutkan produksinya karena rendahnya harga jual biodiesel yang dipicu oleh kebijakan pemerintah yang kurang berpihak pada industri bahan bakar nabati (BBN).
Rumor
Harga saham INKP berpotensi ke Rp2.000/saham, seiring melonjaknya permintaan kertas perseroan dari Tiongkok dan Jepang serta rencana IPO perusahaan terafiliasi, PT Dian Swastatika.
Harga saham VRNA berpotensi Rp100/saham. Kabranya, perseroan diminati oleh perusahaan finansial asal Timur Tengah yang akan menyuntikkan dana dari bank lokal.
Corporate Actions
- Hari ini (25/11), Cum dividen Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp100/saham. Ex dividen (26/11)
- Hari ini (25/11), Cum dividen Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp66,75/saham. Ex dividen (26/11)
- Hari ini (25/11), Cum dividen Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk (BBNI) Rp9,44/saham. Ex dividen (26/11)
Technical Picks
- Down Jones Industrial (10.433) – SELL
- UNTR (15.400) – SELL
- AKRA (1.190) – Speculative BUY
- ADRO (1.710) – SELL.
(etr/qom)











































