Menurut Director Finance & Administration PT Multi Nitrotama Kimia Aulia M. Oemar, tahun 2011 produksi AN akan mencapai 100 ribu metrik ton. Saat ini, produksi MNK hanya 36 ribu metrik ton, dengan total penjualan atas bahan kimia peledak ini mencapai 185 ribu metrik ton.
"Kami bangun pabrik AN Oktober ini sudah first filing, dan pada Desember 2010 akan selesai. 2-3 bulan mendatang akan mulai beroperasi," kata Aulia di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Selasa (25/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selisih antara produksi dengan penjualan AN, akan terpangkas karena pabrik baru kita. Selama ini, sisa AN kita impor dari negara Korea, Chili dan lain-lain," paparnya.
Lanjut Aulia, akan terjadi perubahan margin US$ 10-12 juta pada EBITDA perseroan, setelah pabrik terbangun. Atau ada pertambahan rasio sebesar 10%, dari 17-18% menjadi 27-28%.
Ia juga menargetkan, belanja modal (capital expenditure/capex) di tahun depan US$ 53 juta. Penggunaan capex tetap akan diprioritaskan untuk pembangunan pabrik AN. Pendapatan perseroan juga dipatok Rp 1-1,1 trilun, dengan EBITDA Rp 170-180 miliar di tahun depan.
"Untuk laba sebelum pajak, kami targetkan Rp 130-140 miliar," jelas Aulia.
(dro/dro)










































