"Kami telah dapat working capital US$ 30 juta dari HSBC, dalam bentuk L/C. Secara keseluruhan, working capital perseroan US$ 50 juta," kata Direktur (GJTL) Catharina Widjaja dalam paparan publik di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (26/11/2009).
Menurutnya, penjanjian L/C tersbeut akan jatuh tempo pada September 2010. HSBC tidak menambah nilai L/C-nya atas modal kerja perseroan, karena ada aturan covenan (pembatasan ratio keuangan).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
GJTL juga telah menjajaki pinjaman dari bank lokal dengan nominal US$ 20 juta. Namun sayang dirinya tidak menjelaskan siapa mitra lokal tersebut.
"Masih menjajaki beberapa bank lokal, dan belum bisa saya disclose dulu,"papar Catharina.
(dro/dro)











































