Gagal Bayar Dubai World, Hantam Bursa Indonesia

Gagal Bayar Dubai World, Hantam Bursa Indonesia

- detikFinance
Minggu, 29 Nov 2009 14:57 WIB
Gagal Bayar Dubai World, Hantam Bursa Indonesia
Jakarta - Kasus gagal bayarnya obligasi Dubai World tidak hanya mengguncang bursa Eropa, pasar modal domestikpun diprediksi akan mengalami hal serupa pada pembukaan perdagangan Senin (30/11/2009) besok.Β 

Meskipun bersifat jangka pendek, namun koreksi atas IHSG dapat menyentuh level 2.200. Rupiah pun akan terdepresiasi mencapai 9.600 per dolar AS, dalam satu hingga dua pekan mendatang.

Menurut analis pasar saham, Hariyajid Ramelan, pada Senin (30/11/2009) besok, investor akan sibuk menjual saham yang mereka miliki. Ini terkait dengan kecemasan mereka akan dampak negatif dari gagal bayar obligasi Dubai World.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pasar tentu akan merespons dan terjadi koreksi. Akan banyak investor yang akan menjual saham, khususnya bagi mereka yan memiliki porsi margin besar. Mudah-mudahan koreksi masih di kisaran 2.200," kata Hariyajid saat berbincang dengan detikFinance Minggu (29/11/2009).

Ia menambahkan, saham yang akan dilepas oleh investor adalah emiten yang sudah mengalami kenaikan cukup tinggi dalam satu minggu terakhir. Pelepasan saham merupakan reaksi jangka pendek dari para broker ataupun investor. Untuk sementara, mereka akan menaruh dana mereka ke mata uang dollar Amerika Serikat (AS), yang memiliki demand (permintaan) tinggi.

"Ini adalah dampak sistemik. Hingga mereka melarikan investasi ke mata uang dollar AS. IHSG melemah, tentu rupiah juga terkoreksi, mekipun tidak setajam indeks," jelasnya.

Lanjut Hariyajid, rupiah akan turun ke level 9.600-9.700 dalam satu pekan mendatang. Selain dari Dubai World, melemahnya IHSG dan rupiah disebabkan jatuhnya bursa saham regional, baik Asia ataupun Eropa. Bursa Prancis turun tajam hingga 2,06% ke level 3.730,62 pada awal perdagangan Kamis (26/11/2009). Bursa Eropa juga tertekan oleh terus merosotnya dolar AS.

Bursa asia juga latah dan mengalami penurunan antara 2-7% pada perdagangan Jumat (27/11/2009). Indeks Hang Seng merosot 1.075,91 poin (7,1%) ke level 21.134,90. Indeks S&P/ASX merosot 136,5 poin (2,90%) ke level 4.572,1. Indeks Komposit Shanghai merosot 74,72 poin (2,36%) ke level 3.096,27.
(wep/epi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads