IHSG sepanjang pekan lalu bergerak ragu-ragu, namun tak pernah ditutup di teritori positif. IHSG selalu berakhir negatif, dalam transaksi yang tipis karena kepungan sentimen negatif dari bursa regional.Gerak IHSG sepenjang pekan lalu adalah:
- Senin (23/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 5,949 poin (0,24%) ke level 2.481,416.
- Selasa (24/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 9,532 poin (0,39%) ke level 2.471,884.
- Rabu (25/11/2009), IHSG akhirnya ditutup melemah 10,356 poin (0,41%) ke level 2.461,528.
- Kamis (26/11/2009), IHSG ditutup anjlok 68,009 poin (2,77%) ke level 2.393,519.
Sentimen negatif kini terus menaungi bursa Indonesia, setelah gagal bayar Dubai World mengguncang bursa di berbagai belahan dunia. Bursa Wall Street yang sempat selamat karena libur Thanksgiving akhirnya juga melemah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis pasar saham, Hariyajid Ramelan mengatakan, IHSG pada awal pekan ini diprediksi akan bergerak melemah merespons sentimen negatif gagal bayar Dubai World yang telah mengguncang pasar finansial global.
"Pasar tentu akan merespons dan terjadi koreksi. Akan banyak investor yang akan menjual saham, khususnya bagi mereka yang memiliki porsi margin besar. Mudah-mudahan koreksi masih di kisaran 2.200," katanya.
Arah IHSG pada awal pekan ini masih akan mengikuti pergerakan bursa regional, apakah masih akan terus merespons negatif gagal bayar Dubai World atau tidak.
Sementara Bursa Tokyo mengawali perdagangan Senin (30/11/2009) ini dengan kenaikan yang cukup signifikan setelah terperosok tajam di akhir pekan lalu. Indeks Nikkei-225 dibuka naik hingga 100,80 poin (1,11%) ke level 9.182,32.
(qom/qom)











































