Dubai World, perusahaan investasi pemerintah terbebani oleh hutang sebesar $59 milyar dan akan telambat untuk membayar hutang tersebut. Dubai World telah meminta perpanjangan waktu untuk membayar hutang-hutangnya sampai tanggal 30 Mei tahun depan. Anak usaha Dubai World, Nakheel PJSC tidak dapat membayar obligasi syariah senilai US$3.52 milyar yang akan jatuh tempo 14 Desember mendatang.Β Treasury 2-year notes rally dengan yield menjadi 0.68%.
Regional Pagi: Bursa Jepang menguat di seluruh sektor dengan spekulasi hanya akan terjadi dampak yang terbatas terkait permintaan Dubai World untuk menunda pembayaran utang dan yen menghentikan penguatan. Saham finansial memimpin penguatan, Citigroup Inc. (+3.6%) dan Mizuho Trust & Banking Co. (+4.1%). IHI Corp. (+6.1%) dan Sony Corp. (+4%).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Commodity: Harga crude oil naik setelah bank sentral United Arab Emirate mengatakan akan mendukung bank-bank di negaranya akibat adanya kegagalan pembayaran hutang oleh Dubai World. Kemarin minyak sempat naik 0.9% setelah bank sentaral Abu Dhabi mengatakan bank-bank akan tetap dapat meminjam dengan fasilitas khusus. Crude oil (+0.2%) $76.2/bbl, Gold (-0.36%) $1.173/oz,
Commodity : Produksi dan Permintaan Emas Cina Akan NaikPermintaan dan produksi emas Cina akan mencapai rekornya pada tahun ini akibat naiknya konsumsi perhiasan dan para penambang meningkatkan produksi setelah harga emas menyentuh level tertinggi. Permintaan emas akan mencapai lebih dari 450 metrik ton dan produksi akan mencapai 310 ton. Bullion menyentuh level tertingginya pada 26 November lalu yaitu $1.195,13/oz. CPO (+2.7%) 2.416RM/MT, Coal (+0.3%) $79.7/MT, Nickel (-3%) $16.085/MT, Tin (-0.5%) $14.895/MT.
Economic & Industrial News
Middle East: Fitch Turunkan Peringkat Dua Perusahaan Dubai
Lembaga pemeringkat internasional Fitch Ratings menurunkan peringkat dua perusahaan publik terkemuka Dubai. Lembaga menurunkan peringkat jangka panjang "Issuer Default Ratings" dari Dubai Holding Commercial Operations Group LLC (DHCOG) dan Dubai Electricity and Water Authority (DEWA) dari `A-` menjadi `BBB-`, masing-masing dengan "Rating Watch Negative" dan Outlook Negatif.
Economic: Porsi Asing di SUN Naik
Data yang dirilis Departement Keuangan, menyebuutkan nilai Surat Berharga Negara (SBN) yang dimiliki asing per 20 November 2009 mencapai Rp105 triliun atau 18,03% dari total SBN yang dapat diperdagangkan Rp581,76 triliun. Porsi kepemilikan asing meningkat sejak Maret 2009, yakni mencapai 14,6%.
Mining: Recapital-Berau Sepakati Akuisisi uS$1,5 M
Akhirnya, Recapital Advisors telah menyepakati pembeliaan 90% saham Berau Coal yang disinyalir senilai US$1,5 miliar. Transaksi tersebut akan disertai dengan redemption obligasi oleh Berau Coal guna saham yang dijaminkan kepada kreditur bisa diambil kembali oleh Berau dan akan jadi hak pemilik baru. Transaksi ini ditargetkan rampung 29 Des09. Recapital memastikan akan membayar tunai dan tidak ada mekanisme share swap. Namun perseroan belum mau memberitahukan harga akuisisinya.
Industry: Impor Baja China Bakal Meroket
Impor baja asal China pada 2010 diperkirakan menroket 170,76% dibandingkan dengan realisasi pada tahun ini dari 554.000 ton menjadi 1,5 juta ton. Lonjakan ini berpotensi mendongkrak impor baja nasional melebihi separuh dari total produksi per tahun. Produksi baja pada 2009 diprediksi hanya menyentuh 3.89 juta ton dengan realisasi impor turun jadi 1,88 juta ton.
Economic: Target Pajak 2014 Rp1.200 T
Pemerintah menargetkan penerimaan pajak Rp1.200 triliun pada 2014 agar kontribusi pajak atas penerimaan negara dan hibah, yang senilai Rp1.668,6 triliun, bisa lebih besar. Target penerimaan pajak ini setara dengan pencapaian rasio pajak (tax ratio) terhadap PDB senilai 14,0-14,5% pada 2014, naik sekitar 2,5% dari posisi saat ini 12,0% dari PDB. Berdasar data kerangka pembiayaan jangka menengah pemerintah, kebutuhan belanja diperkirakan mencapai Rp1.783,5 triliun pada 2014. Sementara, penerimaan negara dan hibah diperkirakan hanya Rp1.668,6 triliun.
Energy: 2010, PLTP Bertambah 1.261 MW
Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas pembangkit listrik panas bumi (PLTP) terpasang tahun depan sebesar 1.261 MW dari daya terpasang saat ini sekitar 1.179 MW. Total kapasitas PLTP yang beroperasi hingga 2010 diperkirakan 2.440 MW. Pemerintah menargetkan pengembangan potensi energi panas bumi dalam proyek 10 ribu MW tahap kedua sebesar 4.733 MW yang akan dilakukan secara bertahap.
Economic: Sepanjang 2009, Bapepem-LK Telah Mencabut Izin 6 MI
Jumlah MI di pasar modal Indonesia terus menciut. Sepanjang awal tahun hingga November 2009, Bapepam-LK telah mencabut izin MI milik 6 perusahaan efek.
Corporate news
ELTY: Jajaki Rights Issue di 2010
Selain emisi obligasi, ELTY juga menjajaki rights issue guna mengantisipasi kemungkinan booming-nya industri properti di 2010. Perseroan membutuhkan dana Rp1-1,5 triliun untuk mengembangkan usaha properti dan jalan tol.
BUMI: Jumlah Obligasi Konversi Melonjak
Total utang dalam bentuk obligasi tukar BUMI melonjak jadi US$777,5 juta seiring terjualnya obligasi konversi perseroan senilai US$300 juta. Perseroan menyatakan pekan lalu melalui anak usahanya telah menjual seluruh obligasi tukar US$300 juta berjangka waktu 7 tahun dengan tingkat bunga 5%. Namun perseroan enggan memberitahukan harga konversinya, yang pasti harga konversi peremium 30% dari harga referensi sebelum 25 Des09. Sementara itu, perseroan menyatakan tidak akan merespons rumor dari sejumlah broker dan media terkait pemberitaan mengenai obligasi tukar yang sebelumny aditerbitkan perseroan US$300 juta dan opsi pencarian dana lainya US$300 juta.
SMGR: Akan Jual 5% Saham Eternit Gresik, Capex FY10 US$400 Jt
SMGR akan menjual 5% saham anak usahanya, PT Eternit Gresik senilai Rp18 miliar untuk lebih fokus pada bisnis utamanya dan ditargetkan rampung akhir 2009. Perseroan mengalokasikan capex FY10 naik 100% jadi US$400 juta vs FY09 US$200 juta.
BTEL: Cetak Laba Rp 97,3 Miliar pada 9M09
Pada 9M09, BTEL mencatatkan laba bersih senilai Rp 97,33 miliar, turun sekitar 19,7% dibandingkan periode yang sama di 2008 sebesar Rp 121,25 miliar. Penurunan laba bersih dipicu oleh kenaikan beban keuangan bersih dari Rp 94,25 miliar menjadi Rp 154,6 miliar.
TMPI: Batal Ambil Alih Comstar dan Erafone
TMPI batal mengambil alih 30% saham Comstar Mobile Pte Ltd dan PT Erafone Artha Retailindo. Usulan untuk menegosiasi ulang perjanjian jual beli tidak disetujui Comstar dan Erafone. Selain itu, terdapat sejumlah pertimbangan diantaranya krisis global, perkembangan dalam era perdagangan bebas, serta ketatnya persaingan di dunia usaha.
OKAS: Suntikan Modal Ke Multi Nitrotama Selesai Akhir Tahun Ini
Pada akhir tahun 2009, OKAS selesai menyuntikan modal Rp 100 miliar, kepada MNK. Adapun sumber penambahan modal berasal dari right issue yang dilakukan perusahaan Oktober lalu. Bulan ini, OKAS telah menyuntikkan Rp 94 miliar kepada MNK.
CNKO: Tunda Bayar Utang Rp 80 Miliar
CNKO bersiap mengajukan perpanjangan jangka waktu pelunasan utangnya ke BNI. Utang senilai Rp 80,23 miliar itu seharusnya dibayar secara pertahap pada 1Q10. Perseroan berencana mengalokasikan pinjaman tersebut untuk membiayai pembangunan PLTU di Pangkalan Bun dan Rengat
Rumor
Harga saham AKRA berpotensi ke Rp1.500-1.600/saham. Kabarnya, perseroan menjajaki akuisisi dua tambang batubara di Kalimantan. Selain itu, perseroan dikabarkan mengantongi proyek baru dari PT Pertamina sebagai distributor BBM bersubsidi.
Harga saham ASRI berpotensi ke Rp150/saham, seiring salah satu perusahaan asing akan mengeksekusi warrant perseroan. Selain itu, kabar kerjasama dengan perusahaan properti asal Prancis jadi sentimen positif.
Corporate Actions
Hari ini (31/11), Cum dividen Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Rp45,74/saham Ex dividen (1/12)
Hari ini (30/11), Exercise warrant Ciputra Development Tbk (CTRA) ratio 1 : 1, Rp500/saham
Hari ini (30/11) , Exercise warrant Central Proteinaprima Tbk (CPRO) ratio 1 : 1 meliputi:
1. warrant CPRO Rp125/saham
2. warrant CPRO Rp130/saham
3. warrant CPRO Rp135/saham
4. warrant CPRO Rp135/saham
Technical Picks
IHSG (2.393) β SELL
ENRG (220) β Speculative BUY
ITMG (27.200) β SELL
UNVR (10.950) β SELL.
(etr/qom)











































