Efek Dubai World Pudar, IHSG Merekah 22 Poin

Efek Dubai World Pudar, IHSG Merekah 22 Poin

- detikFinance
Senin, 30 Nov 2009 16:12 WIB
Efek Dubai World Pudar, IHSG Merekah 22 Poin
Jakarta - Efek gagal bayar Dubai World sudah memudar. Bursa-bursa regional kembali merekah, tak terkecuali Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI).

IHSG memang sempat mengalami koreksi di awal perdagangan. Namun semangat penguatan di bursa-bursa regional akhirnya menyeret IHSG ke teritori positif.

Pada perdagangan Senin (30/11/2009), IHSG ditutup menguat hingga 22.318 (0,93%) ke level 2.415,837. Indeks LQ 45 menguat 5,465 poin (1,16%) ke level 476,257. IHSG hari ini sempat melemah hingga 23 poin ke level 2.370,53.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa-bursa regional juga sudah semakin pulih pada awal perdagangan pekan ini, setelah pekan lalu kocar-kacir akibat efek negatif gagal bayar Dubai World.
  • Indeks Hang Seng naik 687 poin (3,25%) ke level 21.821,5.
  • Indeks Komposit Shanghai naik 99,04 poin (3,20%) ke level 3.195,30.
  • Indeks KOSPI naik 31,10 poin (2,04%) ke level 1.555,60.
  • Indeks Taiwan naik 91,30 poin (1,22%) ke level 7.582,21.
  • Indeks Nikkei-225 naik 264,03 poin (2,91%) ke level 9.345,55.

Perdagangan berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 95.091 kali pada volume 5.882 juta lembar saham senilai Rp 5,217 triliun. Sebanyak 69 saham naik, 111 saham turun dan 70 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 1.500 menjadi Rp 28.700, PTBA naik Rp 650 menjadi Rp 16.450, Astra International (ASII) naik Rp 350 menjadi Rp 32.350, United Tractor (UNTR) naik Rp 350 menjadi Rp 14.950, Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 9.000, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 400 menjadi Rp 11.100.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 250 menjadi Rp 7.400, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.350, Indofood (INDF) turun Rp 50 menjadi Rp 3.075, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 4.850, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 2.200.




(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads