Wall Street Pulih dari Efek Gagal Bayar Dubai World

Wall Street Pulih dari Efek Gagal Bayar Dubai World

- detikFinance
Selasa, 01 Des 2009 08:19 WIB
Wall Street Pulih dari Efek Gagal Bayar Dubai World
New York - Saham-saham di bursa Wall Street berhasil rebound setelah Dubai World menyatakan akan merestrukturisasi sejumlah utangnya yang mencapai US$ 26 miliar. Pernyataan Dubai World itu mengendurkan kekhawatiran akan terjadinya gagal bayar.

Sempat terus menerus berada di teritori negatif, indeks saham di bursa Wall Street akhirnya ditutup positif.

Pada perdagangan Senin (30/11/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup naik 34,92 poin (0,34%) ke level 10.344,84. Indeks Standard & Poor's 500 naik 4,14 poin (0,38%) ke level 1.095,63, Nasdaq naik 6,16 poin (0,29%) ke level 2.144,60.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menjelang akhir perdagangan di Wall Street, Dubai World mengumumkan akan merestrukturisasi sebagian dari grup tersebut, termasuk unit usaha propertinya, Nakheel. Total utang yang akan direstrukturisasi mencapai US$ 26 miliar.

"Sepertinya pasar sampai pada suatu keputusan bahwa yang terjadi di Dubai adalah kecil dan terlokalisasi," ujar Charles Lieberman, chief investment officer Advisors Capital Management seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/12/2009).

Secara total, selama November, indeks Dow Jones menguat 6,5%, S&P 500 naik 5,7% dan Nasdaq naik 4,9%.

Keputusan Dubai tersebut membuat saham-saham finansial menguat. indeks sektor perbankan S&P tercatat naik 3,65%, sementara Citigroup naik 1,23%, JPMorgan naik 2,81%, Goldman Sachs naik 3,57%, Morgan Stanley naik 3,51% dan Bank of America naik 2,46%.

Perdagangan masih sangat tipis, dengan transaksi di New York Stock Exchange hanya 1,35 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu sebanyak 1,49 miliar. Di Nasdaq, transaksi mencapai 2,02 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 2,28 miliar.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads