"Convertible bond hanya altenatif dari obligasi yang rencananya akan diterbitkan pada tahun depan," ujar CEO BNBR Bobby Gafur di hotel Ritz Calton SCBD Jakarta Selasa (1/12).
Ia menambahkan, guna penerbitan obligasi ini, perseroan menggunakan laporan keuangan per September 2009. Untuk laporan akhir tahun, masih dalam proses limited review.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayang, Bobby tidak merinci mana anak usaha BNBR yang akan menerbitkan surat utang tersebut, "Prosesnya masih belum apa-apa, saya belum bisa kasih keterangan banyak," paparnya.
Perseroan juga telah melakukan road show ke Hongkong dan Singapura dalam rangka memenuhi undangan CLSA di acara Asean Acces Forum. Kembali lagi, ia tidak mau menyebutkan hasil road show tersebut. Menurutnya, jika hasil road show sudah terangkum, maka akan diberitahukan kepada publik.
Sebelumnya memang, BNBR berencana menerbitkan obligasi berdenominasi dolar AS, senilai US$ 200-250 juta. Penerbitan obligasi sebagai langkah antisipatifΒ terhadap kebutuhan pendanaan investasi perseroan. Selain itu, surat utang digunakan sebagai pembiayaan kembali (refinancing) utang jangka pendek BNBR.
Perseroan sedang bernegosiasi dengan sejumlah penjamin emisi. "Kini kami sedang negosiasi dengan enam calon penjamin emisi," imbuhnya.
(dro/dro)











































