Pada perdagangan Selasa (1/12/2009) di Bursa New York, euroΒ menguat ke 1,5082 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,5005 dolar. Sementara dolar AS menguat atas yen ke posisi 86,66 yen, dibandingkan sebelumnya di 86,28 yen.
Euro bahkan sempat menguat ke 1,51 dolar, untuk pertama kalinya setelah kasus gagal bayar Dubai World mengguncang pasar finansial. Namun efek gagal bayar itu memudar setelah Dubai World mengumumkan rencananya merestrukturisasi utangnya sebesar US$ 26 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelemahan dolar AS di pasar global itu membawa sentimen positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah. Investor diyakini akan kembali membawa dana-dananya masuk seiring meningkatnya risk appetite.
Pada perdagangan Rabu (2/12/2009), rupiah dibuka menguat ke level 9.415 per dolar AS, dibandingkan penutupan kemarin di level 9.460 per dolar AS.
(qom/qom)











































