Menurut Direktur Kalbe Farma Vidjoingus, target pertumbuhan penjualan perseroan dapat mencapai 15% dibanding tahun 2009. Sampai akhir tahun, perkiraan penjualan dipatok Rp 9 triliun. Dengan target tersebut, maka penjualan di 2010 dapat mencapai Rp 10,35 triliun.
Untuk mencapai target tersebut, perseroan melakukan riset terhadap produk terbaru guna memenuhi pasar domestik ataupun global. Dana yang disiapkan untuk pengembangan produk baru sebesar Rp 70 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkannya, untuk setiap produk baru tersebut hanya memberi kontribusi penjualan yang sedikit. Nilainya hanya 1-2% di tahun pertama.
"Sedangkan di tahun kedua, kontribusinya sudah lebih baik, yaitu 20-50%. Namun untuk kontribusi maksimum akan terjadi pada tahun ketiga,"ujarnya.
Sampai triwulan III 2009, penjualan perseroan tercatat Rp 6,4 triliun atau meningkat 13,6% dibanding periode yang sama tahun 2008.
Sampai saat ini, jenis obat-obatan masih menjadi unggulan penjualan perseroan. Prosentasenya mencapai 15%, sisanya disumbang oleh makanan dan minuman kesehatan dan lain-lain.
(wep/ang)











































