Menurut Corporate Secretary PT Elnusa Tbk. Heru Samodra, sekitar Rp 2,88 triliun atau 65% pendapatan usaha tahun depan berasal dari bisnis inti perseroan. Sisanya Rp 1,58 triliun dari segmen diluar jasa hulu migas.
"Perseroan akan tetap fokus pada bisnis intinya. Perolehan kontrak jasa hulu migas dan naiknya utilisasi peralatan, diprediksi mendorong perolehan pendapatan ELSA di 2010, " terang Heru Samodra dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga saat ini, total kontrak yang telah kami raih US$ 341,61 juta. Kontrak baru yang dilaksanakan pada 2010 sebesar US$ 126,63 juta. Sisanya sedang tahap tender kontrak baru, US$ 125,83 juta," paparnya.
Perseroan menargetkan margin usaha sebesar 10% di 2010. Selain utilisasi peralatan, peningkatan produksi juga didukung oleh efisiensi dalam perbaikan bisnis. Menurut dia, tahun depan merupakan kompetisi baru ke arah deep well driling. Ini ditambah kesiapan jasa seismic dan oilfield services yang beroperasi di lepas pantai.
"Kami akan melakukan perluasan pangsa pasar serta strategi cross selling," imbuhnya.
(wep/epi)
