"Kami berencana menjadi pihak yang akan memasarkan batubara milik Berau Coal
secara ekslusif," ujar Direktur Keuangan BUMI, Andrew Beckham usai paparan dalam
acara Investor Summit di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Kamis
(3/12/2009) malam.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi bisnis BUMI dalam mengembangkan sektor batubaranya. Rencananya, investasi akan dilakukan melalui Recapital sebagai pemilik 90% saham Berau melalui akuisisi yang baru saja terjadi beberapa waktu lalu senilai US$ 1,5 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SVP Investor Relations BUMI, Dileep Srivastava, skema tersebut masih menjadi harapan BUMI ke depannya.
Sebagai catatan, batubara yang diproduksi Berau Coal memiliki kandungan kalori tinggi seperti yang diproduksi oleh BUMI, yakni sekitar 6.300 kkal. Batubara jenis ini, merupakan batubara kualitas ekspor.
Jika kerjasama ini terwujud, Berau akan mendapatkan keuntungan dengan ikut masuk
dalam jaringan pemasaran batubara mancanegara yang dimilliki BUMI. Sebagai pihak
yang akan menjadi distribusikan, BUMI akan memperoleh selisih penjualan tersebut, serta dapat mengkonsolidasikan volume batubara yang dijual dalam laporan kinerja perseroan.
(dro/qom)











































