Berdasarkan data dividen interim yang dipublikasikan dan dikutip detikFinance, Jumat (4/12/2009), hingga saat ini ada 7 emiten BUMN yang sudah memastikan akan memberikan dividen interim tahun buku 2009.
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 26,65 per saham pada 29 Desember 2009. Jumlah kepemilikan saham pemerintah di TLKM sebanyak 10.320.470.712 saham (51,19%). Jadi, nilai dividen yang akan diterima pemerintah dari TLKM sebesar Rp 275,04 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PT Semen Gresik Tbk (SMGR) membagikan dividen interim sebesar Rp 58 per saham pada 23 Desember 2009. Dengan kepemilikan sebanyak 3.025.406.000 saham (51,01%), pemerintah bakal menerima dividen interim sebesar Rp 175,473 miliar.
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) akan membagikan dividen interim Rp 10 per saham. Pemerintah yang memiliki 13.809.038.756 saham (56,96%) akan menerima Rp 138,09 miliar pada 23 Desember 2009.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) membagikan dividen interim Rp 9,44 per saham pada 11 Desember 2009. Pemerintah yang memiliki 11.663.089.145 saham (76,36%) bakal menerima dividen sebesar Rp 110,099 miliar.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) akan membagikan dividen interim Rp 45,74 per saham, sehingga pemerintah yang memiliki 7.000.000.000 saham (56,78%) akan menerima Rp 320,18 miliar pada 16 Desember 2009.
Terakhir, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berencana membagikan dividen interim Rp 19,26433 per saham. Dengan kepemilikan sebanyak 14.000.000.000 saham (66,8%), pemerintah akan menerima Rp 269,7 miliar pada 30 Desember 2009.
Itu berarti pemerintah bakal menerima setoran dividen interim dari 7 emiten BUMN sebesar Rp 1,388 triliun.
(dro/qom)










































