Lawan Arus, IHSG Sentuh Lagi 2.500

Lawan Arus, IHSG Sentuh Lagi 2.500

- detikFinance
Jumat, 04 Des 2009 16:12 WIB
Lawan Arus, IHSG Sentuh Lagi 2.500
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil kembali menyentuh level 2.500-an setelah sempat terjebak di teritori negatif. Kenaikan IHSG terjadi dalam volume transaksi yang tidak terlalu besar.

Pada perdagangan Jumat (4/12/2009), IHSG ditutup naik 11,508 poin (0,46%) ke level 2.511,545. Indeks LQ 45 juga ditutup naik 2,464 poin (0,49%) ke level 498,106.

Seluruh bursa-bursa kawasan Eropa seluruhnya terjebak di teritori negatif dengan ampitudo tipis sejak dibuka siang tadi. Tekanan jual yang terjadi sejak perdagangan kemarin tampaknya masih menjadi penggerak utama sebagian besar bursa-bursa di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bursa-bursa regional Asia bergerak variatif. Namun dengan tipisnya amplitudo fluktuasi harga menunjukkan tak ada tekanan jual maupun beli yang cukup berarti.

  • Indeks Komposit Shanghai menguat 52,416 poin (1,61%) ke level 3.317,04.
  • Indeks Nikkei-225 naik tipis 44,92 poin (0,45%) ke level 10.022,59.
  • Indeks Hang Seng melemah 55,72 poin (0,25%) ke level 22.498,15.
  • Indeks KOSPI naik 9,76 poin (0,60%) ke level 1.624,76.
  • Indeks Strait Times turun 18,34 poin (0,65%) ke level 2.789,84.

Perdagangan berjalan agak lambat dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar mencapai 73.619 kali pada volume 3,92 miliar lembar saham senilai Rp 2,672 triliun. Sebanyak 91 saham naik, 75 saham turun dan 80 saham stagnan.

Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Merck (MERK) naik Rp 1.000 ke Rp 80.000, Goodyear (GDYR) naik Rp 600 ke Rp 9.700, Astra International (ASII) naik Rp 550 ke Rp 33.200, Indo Tambang naik Rp 250 ke Rp 30.250, Lonsum (LSIP) naik Rp 200 ke Rp 8.400, Bukit asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 17.950, Astra Agro (AALI) naik Rp 150 ke Rp 24.000, Indofood (INDF) naik Rp 125 ke Rp 3.300.

Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain BRI (BBRI) turun Rp 150 ke Rp 7.900, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 100 ke Rp 18.500, International Nickel (INCO) turun Rp 75 ke Rp 3.750, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 ke Rp 2.375, United Tractors (UNTR) turun Rp 50 ke Rp 15.200.
(dro/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads