"Harga IPO telah ditetapkan sebesar Rp 325 per saham," ujar Direktur Utama Latinusa Ardhiman TA saat dihubungi detikFinance, Jumat (4/12/2009).
Latinusa akan melepaskan 504.670.000 saham baru atau sekitar 20% saham ke publik pada Desember 2009. Dengan harga IPO sebesar Rp 325 per saham, maka dana yang akan diperoleh Latinusa melalui pelepasan 20% saham ke publik sebesar Rp 164,017 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati telah ditetapkan, Ardhiman menyatakan masih memiliki opsi menaikkan harga IPO dari yang telah ditetapkan. "Oversubscribbed nya cukup tinggi. Jadi hingga masa penawaran masih bisa kita naikkan lagi kalau perlu," ujarnya.
Pernyataan efektif Bapepam-LK telah diperoleh pada 4 Desember 2009. PT Bahana Securities ditunjuk menjadi penjamin pelaksana IPO ini.
Saat ini komposisi pemegang saham Latinusa adalah PT Krakatau Steel 93,87% dan PT Baruna Inti Lestari 6,13%. Setelah penerbitan saham baru dan IPO sebanyak 20%, komposisi pemegang saham Krakatau Steel dan Baruna Inti akan terdilusi menjadi 75,10% dan 4,9%. Sisanya sebesar 20% menjadi milik publik.
Masa penawaran dijadwalkan pada 7-8 Desember 2009 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Desember 2009.
(dro/dro)











































