Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia seperti dikutip detikFinance, Minggu (6/12/2009).
Berdasarkan hasil rapat direksi yang telah dilakukan pada 1 Desember 2009, diputuskan bahwa perseroan akan membagikan dividen interim senilai Rp 12.500 per saham atau totalnya sebesar Rp 263,375 miliar yang diambil dari saldo laba bersih perseroan per 31 Oktober 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dividen interim akan dibagikan kepada 21.070.000 pemegang saham perseroan, terdiri atas Heineken International BV sebanyak 16.000.428 saham (75,94%), Hollandsche Administratikkantoor BV sebanyak 1.565.560 saham (7,43%) dan sisanya publik. Itu berarti Heinekken akan memperoleh dividen interim sebesar Rp 200 miliar, Hollandsche sebesar Rp 19,569 miliar, sisanya publik.
Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 23 Desember 2009. Ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 28 Desember 2009. Cum dividen pasar tunai pada 30 Desember 2009 dan Ex dividen pasar tunai pada 4 Januari 2010.
Batas akhir pemegang saham yang berhak menerima dividen (recording date) pada 30 Desember 2009. Pembayaran dividen pada 15 Januari 2010.
(dro/dro)











































