Demikian disampaikan Direktur SOBI KL Chopra dalam paparan publik perseroan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/12/2009).
Ditambahkan Chopra, saat ini total produksi tapioca starch perseroan mencapai 100 ribu MT. Dengan rencana akuisisi PT Bumi Tapioka Jaya, maka SOBI dapat meraih produksi tapioca starch 145 ribu MT. Akusisi direncanakan akan selesai pada akhir Desember 2009.
"Akuisisi masuk proses finalisasi. Dengan ini, produksi kita plus minus menjadi 150 ribu MT," kata Chopra.
Akhir 2009, perseroan juga akan menambah produksi Maltose 2 kali lipat atau sebesar 30 ribu MT. SOBI juga akan tambah fasilitas 12.800 MT untuk Maltodextrin. Penambahan Maltose dan Maltodextrin akan efektif beroperasi pada akhir tahun 2009.
"Pada 2010 nanti hasilnya baru terlihat. Untuk Maltose produksi kita jadi 60 ribu MT, dan Maltodextrin jadi 24 ribu MT," ujarnya.
Perkebunan singkong milik perseroan, yang bernaung di bawah PT Agro Asia Manunggal, tercatat hanya menghasilkan 10% dari total produksi mereka yang 1 juta ton. Sisanya, 90% masih didapatkan dari hasil perkebunan kelompok tani, dengan harga pasar.
"Kami menargetkan starch plantation di masa mendatang mencapai 50% dari total produksi. Ini sesuai dengan tujuan kami untuk mengamankan pasokan bahan baku dan stabilitas harga," paparnya.
(wep/dnl)










































