"Investasinya tidak terlalu besar, paling investasi hardware , nilainya tidak sampai Rp 10 miliar," ujar Managing Director Mandiri Sekuritas, Kartika Wirjoatmodjo dalam bincang-bincang di Pacific Place, SCBD, Jakarta, Senin (7/12/2009).
Menurutnya, Mandiri Sekuritas saat ini sudah memiliki basis fundamental yang kokoh di pasar underwriting (penjamin emisi). Namun sektor investasi ritel belum terlalu dijamah.
"Jadi tahun depan salah satu fokus kita, selain tetap mempertahankan underwriting , kita juga mau masuk mengembangkan sektor ritel. Salah satu caranya adalah dengan meluncurkan fasilitas online trading ," jelasnya.
Rencananya, Mandiri Sekuritas akan meluncurkan fasilitas online trading pada Maret 2010. Perseroan menargetkan penambahan jumlah nasabah signifikan dengan adanya fasilitas tersebut.
"Saat ini jumlah nasabah kita sekitar 3 ribuan. Akhir tahun 2010, kita targetkan bisa bertambah menjadi 15 ribu hingga 20 ribu nasabah," ujarnya. (dro/dnl)











































