IHSG dibuka naik tipis dan langsung melorot 10 poin ke titik terendah 2.473,110 mengikuti bursa-bursa regional yang juga sebagian besar terjebak di zona negatif. Namun dengan transaksi tipis, tidak sampai Rp 1 triliun, IHSG berhasil bertolak ke zona positif hingga sempat menyentuh level 2.497,512.
Pada perdagangan sesi I Selasa (8/12/2009), IHSG akhirnya ditutup menguat 7,481 poin (0,30%) ke level 2.491,239. Indeks LQ 45 juga menguat tipis 1,571 poin (0,0,31%) ke level 493,377.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Indeks Nikkei-225 melemah 36,18 poin (0,36%) ke level 10.131,42.
- Indeks Hang Seng melemah 139,11 poin (0,62%) ke level 22.185,85.
- Indeks Straits Times naik tipis 2,03 poin ke level 2.799,01.
Perdagangan berjalan sepi dengan frekuensi transaksi di seluruh pasar hanya 35.263 kali pada volume 1,641 miliar lembar saham senilai Rp 950,660 miliar. Sebanyak 77 saham naik, 77 saham turun dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain Bristol Myers (SQBI) naik Rp 2.800 hingga menyentuh batas atas autorejection di level Rp 136.800, Anker Bir (DLTA) naik Rp 4.500 ke Rp 83.000, Indocement (INTP) naik Rp 300 ke Rp 12.300, Astra International (ASII) naik Rp 250 ke Rp 33.650, Telkom (TLKM) naik Rp 200 ke Rp 9.500.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top loser antara lain Bir Bintang (MLBI) turun Rp 9.000 ke Rp 180.000, Indo Tambang (ITMG) turun Rp 1.050 ke Rp 28.950, Gudang Garam (GGRM) turun Rp 250 ke Rp 18.000, Bukit Asam (PTBA) turun Rp 250 ke Rp 17.350, Astra Agro (AALI) turun Rp 100 ke Rp 23.900, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 25 ke Rp 2.475.
(dro/qom)











































